Kata Ika, anggaran tersebut kemungkinan akan bertambah sejalan dengan pembahasan APBD Perubahan (APBD-P) tahun 2025.
"Saat ini sedang dilaksanakan pembahasan APBD-P 2025 dengan DPRD. Kemungkinan akan kita tambah," terang Ika.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah menetapkan lokasi (Penlok) pembebasan lahan untuk proyek normalisasi Kali Ciliwung.
Pramono menerangkan, ada 3 dari 11 lokasi lokasi yang akan dibebaskan yakni Pengadegan di Jakarta Selatan dan Cawang serta Cililitan, Jakarta Timur.
BACA JUGA:Pramono Tegaskan Tak Ada Penggusuran Saat Normalisasi Kali Ciliwung
BACA JUGA:Normalisasi Sungai Ciliwung, Pramono: Pembebasan Lahan Harus Dilakukan, Mau Tidak Mau!
Menurut Pramono, Kali Ciliwung menjadi penyumbang besar banjir di Jakarta. Sehingga harus segera dilakukan normalisasi.
"Sungai Ciliwung yang menjadi konstribusi terbesar banjir di Jakarta hampir 40 persen lebih, kita sudah mengeluarkan penloknya," tegas Pramono.
Pramono berharap surat tugas dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) segera keluar sehingga proyek normalisasi segera dimulai.
"Maka penanganan untuk banjir utama di Jakarta, Sungai Ciliwung akan kita tangani dengan sungguh-sungguh," ucapnya.