Khotbah di Arafah, KH Ahmad Said Asrori Serukan Persaudaraan dan Semangat Kebangsaan

Kamis 05-06-2025,16:40 WIB
Reporter : Mohamad Nur Khotib
Editor : Mohamad Nur Khotib

MAKKAH, DISWAY— Jamaah haji Indonesia yang tengah menunaikan wukuf di Arafah mendapatkan pesan mendalam dari KH Ahmad Said Asrori.

Katib ‘Aam PBNU itu bertindak sebagai khatib pada khutbah Arafah 1446 H. 

Dalam khutbahnya yang mengangkat tema Wukuf di Arafah: Meneguhkan Persaudaraan dan Semangat Kebangsaan, KH Asrori mengajak seluruh jamaah untuk merefleksikan makna spiritualitas dan kebangsaan dalam momen puncak ibadah haji tersebut.

BACA JUGA:Puncak Haji Dimulai, Puan Ingatkan Penyelenggara Beri Layanan Terbaik Bagi Jemaah

KH Asrori membuka khutbahnya dengan penegasan bahwa Arafah adalah tempat berkumpulnya umat Islam tanpa sekat pangkat, jabatan, maupun status sosial. 

“Arafah adalah miniatur Mahsyar, di mana semua manusia berkumpul dalam kesucian dan kesetaraan,” ujarnya di tenda misi aji Indonesia, Arafah, Makkah, Kamis, 5 Juni 2025.

BACA JUGA:Menag Pastikan Seluruh Jamaah Haji Indonesia Dipastikan Tiba di Tenda Arafah

Ia juga mengingatkan pentingnya kesadaran diri (ma’rifatun nafsi) yang bisa menjadi jalan untuk mengenal Tuhan.

“Barangsiapa mengenal dirinya, ia akan mengenal Tuhannya,” kata KH Asrori, mengutip hikmah yang telah menjadi inti ajaran tasawuf.

BACA JUGA:Wukuf di Arafah, Ujian di Mina: Transformasi Haji Menuju Insan Paripurna

Khutbah tersebut menekankan pentingnya persaudaraan—baik seiman, sebangsa, maupun sesama manusia. 

KH Asrori mengutip sabda Nabi Muhammad SAW dalam Khutbah Wada’ yang menyerukan kesetaraan umat manusia tanpa memandang ras, warna kulit, atau asal-usul. 

BACA JUGA:Program Tanazul Ditunda, Jemaah Haji Indonesia Diminta Tetap Mabit di Mina

“Tak ada keutamaan orang Arab atas non-Arab, kulit putih atas kulit hitam, kecuali dengan ketakwaan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia juga mengajak para jamaah haji Indonesia untuk membawa semangat ukhuwah dari Arafah ke tanah air. 

Kategori :