Perkuat Sistem Keamanan Siber, Diskominfotik DKI Jakarta Pastikan Data Masyarakat Aman

Sabtu 21-06-2025,19:35 WIB
Reporter : Subroto Dwi Nugroho
Editor : Subroto Dwi Nugroho

JAKARTA, DISWAY.ID -- Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat sistem keamanan siber guna melindungi data digital milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Kepala Diskominfotik DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menyatakan, pihaknya telah berkoordinasi secara intensif dengan tim internal dan instansi terkait untuk menindaklanjuti isu kebocoran data yang mencuat beberapa waktu lalu.

Ia memastikan seluruh data terkait layanan masyarakat tetap aman. 

BACA JUGA:Jurnalis Media Online Jadi Korban Jambret di Halte Balkot Jakarta

BACA JUGA:Selingkuh dan Cemburu Jadi Motif Suami Gorok Istri

"Langkah-langkah penguatan sistem keamanan informasi telah dan terus kami lakukan untuk menjamin perlindungan terhadap data Pemprov DKI Jakarta," ujar Budi di Balai Kota Jakarta, Jumat (20/6).

Selain memperkuat sistem pengamanan, pihaknya juga melakukan penelusuran lebih lanjut terhadap informasi yang beredar di ruang digital.

Sebagai informasi, pada 5 Mei 2025, sebuah akun anonim mengklaim telah meretas domain resmi milik Pemprov DKI Jakarta, yakni jakarta.go.id.

Akun tersebut mengunggah informasi yang menyebutkan telah mengunduh sejumlah data dari sistem internal pemerintah.

Hal ini sempat menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan data dan potensi penyalahgunaan oleh pihak tak bertanggung jawab.

BACA JUGA:Update Prakiraan Cuaca Kota Jakarta Hari ini Sabtu 21 Juni 2025: Waspada Hujan Lebat Disertai Petir!

BACA JUGA:Meriahkan Jakarta E-Prix 2025, PLN Kasih Diskon Tiket Masuk 50% di Aplikasi PLN Mobile

Menurut Budi, peretasan tersebut terjadi pada data milik salah satu Perangkat Daerah yang terhubung dengan jaringan internet di luar pengelolaan Diskominfotik.

Data yang diakses berupa laporan rapat dan data umum lainnya, bukan data penting atau sensitif yang berkaitan langsung dengan layanan publik.

“Verifikasi teknis telah kami lakukan bersama tim keamanan siber, termasuk penelusuran kemungkinan jejak digital dari akses ilegal terhadap sistem informasi pemerintah,” jelas Budi.

Kategori :