Noni Madueke Gabung Arsenal, Resmi Tinggalkan Chelsea

Jumat 11-07-2025,06:14 WIB
Reporter : Subroto Dwi Nugroho
Editor : Subroto Dwi Nugroho

Klub asal London Utara itu percaya bahwa sang winger memiliki potensi besar berdasarkan analisis data mendalam, meski catatan statistik konvensionalnya belum terlalu mengesankan.

BACA JUGA:Kesepakatan Sempurna Manchester United: Lepas Marcus Rashford, Dapatkan 'Raja Trofi' Kingsley Coman

BACA JUGA:Resmi! Karier Nicolas Jackson di Chelsea Berakhir

Menurut laporan Telegraph Sport, Arsenal bersedia mengeluarkan dana lebih dari 50 juta poundsterling untuk mendatangkan pemain berusia 22 tahun itu.

Noni Madueke sendiri telah mencetak 20 gol dari 92 penampilannya bersama Chelsea, termasuk 11 gol di musim 2024/25.

Namun, respons suporter tidak sejalan, dan petisi penolakan terhadap transfer ini telah ditandatangani oleh lebih dari 2.200 orang.

Banyak fans mempertanyakan keputusan klub yang terus mendatangkan pemain-pemain dari Chelsea, mengaitkannya dengan kegagalan perekrutan sebelumnya seperti Willian dan Raheem Sterling.

Kekhawatiran juga muncul karena transfer ini bisa menghambat perkembangan pemain muda Arsenal, Ethan Nwaneri, apalagi di tengah kabar ketertarikan Chelsea terhadap sang wonderkid.

BACA JUGA:Christian Norgaard Merapat ke Arsenal, Jadi Rekrutan Ketiga Mikel Arteta Musim Ini

BACA JUGA:Elanga ke Newcastle, Pemain Buangan MU yang Moncer-Laku Keras!

Meskipun demikian, manajer Mikel Arteta dan tim analisnya tetap percaya bahwa Madueke punya kualitas tersembunyi yang tak tercermin dari gol dan assist saja.

Berdasarkan data dari Opta, Noni Madueke mencatatkan rata-rata dribel yang menghasilkan tembakan tertinggi di Premier League musim lalu (1,63 per laga).

Ia juga lebih banyak melepaskan tembakan per 90 menit dibandingkan Bukayo Saka dan Gabriel Martinelli.

Noni Madueke unggul dalam dribel progresif (10,65 per pertandingan), pemulihan bola (3,7), dan sentuhan di kotak penalti lawan—menunjukkan kontribusinya dalam fase menyerang.

Rendahnya konversi peluang yang ia alami diyakini lebih karena lemahnya penyelesaian akhir serta kurangnya koordinasi lini serang Chelsea secara umum.

BACA JUGA:Manchester United Batalkan Kesepakatan Seri Dokumenter Amazon Senilai Rp222 Miliar, Ini Alasan Utamanya

Kategori :