Ambisi Netanyahu Klaim 'Israel Raya', 31 Negara OKI dan Liga Arab: Ancaman Bagi Keamanan

Minggu 17-08-2025,23:28 WIB
Reporter : Dimas Chandra Permana
Editor : Dimas Chandra Permana

DOHA, DISWAY.ID -- Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bikin gebrakan dengan mengklaim seruan "Israel Raya".

Hal ini mengacu pada agresi besar-besaran militer Israel yang kembali mencoba menguasai Jalur Gaza sepenuhnya.

Padahal, awal Agustus lalu Hamas sudah membuka diri untuk kembali negosiasi gencatan senjata dan pembentukan negara Palestina.

BACA JUGA:PBB Pastikan Rencana Pembangunan Permukiman Israel Langgar Hukum Internasional

BACA JUGA:5 Perwira Tinggi Militer Ditangkap, Dituduh Bocorkan Intelejen ke Sindikat Penyelundupan di Malaysia

Namun pada Jumat lalu Netanyahu, secara mengejutkan membuat kebijakan terkait pembentukan yang disebut Israel Raya.

Pada hari yang sama, 31 negara Liga Arab dan Islam merilis pernyataan tegas, yang ditandatangani Yordania, Aljazair, Indonesia, Bahrain, Bangladesh, Chad, Komoro, Djibouti, Mesir, Gambia, Irak, Kuwait, Palestina, Arab Saudi, Qatar, Suriah, UEA, Yaman hingga Maroko dan Nigeria, menurut Al Jazeera.

Dalam pernyataan itu, OKI dan Liga Arab menyatakan bahwa pengakuan Netanyahu merupakan sebuah "pengabaian serius dan pelanggaran secara terbuka dan berbahaya terhadap aturan hukum internasional dan stabilitas hubungan internasional."

"Mereka (Israel) juga merupakan ancaman langsung terhadap keamanan nasional Arab, kedaulatan negara-negara Arab, serta perdamaian dan keamanan regional maupun secara internasional," tambah pernyataan 31 negara Arab dan Islam.

BACA JUGA:Ukraina Gigit Jari, China Ketiban Pulung Pasca Pertemuan Trump dan Putin di Alaska

BACA JUGA:KTT Trump–Putin di Alaska Berakhir Tanpa Kesepakatan Akhiri Perang Ukraina

Anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Liga Arab itu juga mengecam komentar rasis yang dilontarkan oleh Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich.

Diketahui, Smotrich menolak pembentukan negara Palestina, tapi dia mendukung keras upaya pencaplokan tanah Palestina.

Tak berhenti di situ. OKI dan Liga Arab juga terus mengingatkan seluruh dunia bahwa bencana kelaparan yang dialami warga Palestina di perbatasan Gaza, buah dari dari serangan, genosida dan pembersihan etnis terhadap warga Palestina yang dilakukan militer Israel.

Gencatan senjata terus digaungkan, serta mendesak pembukaan akses bantuan kemanusiaan tanpa hambatan untuk menghentikan kekacauan yang disengaja oleh Israel di wilayah terkepung tersebut.

Kategori :