INGGRIS, DISWAY.ID - Bursa transfer musim panas 2025 kembali menegaskan posisi Liverpool sebagai salah satu klub paling sukses dalam urusan melepas pemain.
Di bawah kendali direktur olahraga Richard Hughes, The Reds mencatatkan pemasukan lebih dari £200 juta (Rp 4,3 triliun) hanya dari penjualan pemain.
Transfer terbaru adalah kepergian winger muda Ben Doak ke Bournemouth dengan harga £25 juta.
Pemain berusia 19 tahun itu sebelumnya didatangkan dari Celtic tiga tahun lalu seharga hanya £600.000 dan baru mencatat 10 penampilan untuk tim utama.
BACA JUGA:Real Madrid Mengintai, Liverpool Ultimatum Bintang Andalannya Teken Kontrak Baru
Deretan Pemain Liverpool yang Hengkang
Selain Doak, beberapa nama besar sudah lebih dulu meninggalkan Anfield musim panas ini, termasuk Trent Alexander-Arnold, Caoimhin Kelleher, Nat Phillips, Jarell Quansah, Luis Diaz, Tyler Morton, dan Darwin Nunez.
Total pemasukan dari penjualan ini membuat Liverpool berada di jajaran klub Premier League dengan pendapatan transfer tertinggi, menyaingi Chelsea dan Bournemouth.
Modal Belanja Besar untuk Arne Slot
Keuntungan besar dari penjualan pemain membuat manajer baru Arne Slot leluasa dalam merekrut amunisi anyar.
BACA JUGA:Giovanni Leoni Resmi Gabung Liverpool, Pecahkan Rekor Transfer Parma Dalam Sepanjang Sejarah
Hingga pertengahan Agustus, Liverpool sudah mengeluarkan hampir £300 juta untuk belanja pemain, dan jumlah itu berpotensi bertambah sebelum deadline 1 September 2025.
The Reds terus dikaitkan dengan striker Alexander Isak (Newcastle United) serta bek tengah Marc Guehi (Crystal Palace).
Bandingkan dengan Rival
Sejak menjuarai Premier League pada 2020, hanya lima klub yang mencatatkan keuntungan lebih tinggi dari Liverpool lewat penjualan pemain, yaitu Chelsea, Manchester City, Brighton, Wolves, dan Aston Villa.
Sementara itu, rival mereka, Arsenal, masih jauh tertinggal dalam hal pemasukan dari transfer.
Penjualan terbesar The Gunners tercatat saat melepas Alex Oxlade-Chamberlain ke Liverpool seharga £35 juta pada 2017, angka yang sudah dilewati Liverpool dengan delapan penjualan berbeda.