Kecewanya Kluivert Gagal Lawan Timnas Kuwait di FIFA Matchday

Rabu 03-09-2025,17:13 WIB
Reporter : Dimas Rafi
Editor : Fandi Permana

JAKARTA, DISWAY.ID - Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Patrick Kluivert mengungkapkan kekecewaannya terhadap Kuwait yang membatalkan pertandingan persahabatan secara sepihak di FIFA Matchday.

Pembatalan tersebut dilayangkan oleh Federasi Sepakbola Kuwait (KFA) melalui surat yang dikirimkan ke Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

BACA JUGA:Kelar Dinaturalisasi, Miliano Jonathans Diusahakan Siap Main Lawan Taiwan dan Lebanon

BACA JUGA:PROMO! Kulineran di McD, Pizza Hut, hingga Warung Leko Bisa Hemat Rp50.000, Ini Caranya

Nantinya, FIFA Macthday itu akan disiapkan untuk mengarungi pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia putaraan keempat di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur pada 5 September 2025 nanti.

"Awalnya, jadwal kami normalnya melawan tim dari Timur Tengah. Tentu saja kami tidak terlalu senang karena dua minggu sebelum pertandingan, sulit untuk menemukan lawan yang tepat," jelas Kluivert.

Beruntung, Timnas Indonesia bisa langsung dapat pengganti dari Kuwait dalam FIFA Macthday yakni melawan Chines Taipei.

BACA JUGA:KPK Titipkan 15 Mobil Satori yang Disita ke Rupbasan Cirebon

BACA JUGA:Pramono Tangani Kelangkaan Beras Premium di Jakarta Akibat Panic Buying

"Tapi untungnya kami menemukan Taiwan yang ingin bermain, dan kami senang bisa bertanding lagi setidaknya," kata Kluivert.

Sedangkan, federasi sudah mengirim surat protes kepada Kuwait, PSSI juga akan melaporkan pembatalan sepihak ini FIFA Matchday ini kepada Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

"Dan kita tidak tahu, baru beberapa hari terakhir, padahal persiapan sudah siap. Nah kita juga akan melaporkan ke AFC," kata Ketua Umum PSSI, Erick Thohir di Jakarta.

BACA JUGA:Kompolnas Dorong PTDH, Awasi Sidang Etik Anggota Brimob Lindas Ojol

BACA JUGA:Tanpa Basa-basi Langsung Gacor! Aksi Mauro Zijlstra Buat Kluivert Puas, Timnas Ciamik Jelang FIFA Matchday

"Ya, isunya mereka (Kuwait) membatalkan datang. Terutama di kita dan ada beberapa turnamen. Kalau isu internalnya saya tidak tahu, saya bukan tinggal di Kuwait. Jadi takut salah ngomong," pungkas Erick.

Kategori :