Hal serupa juga diungkapkan oleh General Manager YouGov Indonesia, Edward Hutasoit.
Menurutnya, masyarakat Indonesia memiliki kemampuan beradaptasi yang luar biasa di tengah tekanan ekonomi.
“Mereka meninjau ulang pengeluaran rumah tangga, menyesuaikan gaya hidup, dan mengambil langkah finansial yang lebih hati-hati, semua ini menunjukkan bagaimana masyarakat belajar bertahan sekaligus bersiap menyambut masa depan, meski kondisi belum ideal,” jelas Edward.
Sementara itu menurut hasil riset YouGov, setengah dari responden mengalami kenaikan pengeluaran rumah tangga, terutama untuk kebutuhan pokok (34 persen), pendidikan (25 persen), dan tabungan (24 persen).
Diketahui, generasi Milenial dan Gen X+ mencatat peningkatan belanja pada kebutuhan rumah tangga seperti bahan makanan dan listrik.
Di sisi lain, Gen Z justru lebih banyak mengalokasikan pengeluaran untuk kategori gaya hidup seperti kecantikan (21 persen) dan fesyen (20 persen).