Roberto Mancini dan Park Ji-sung Peringatkan Arab Saudi Serta Irak: Hati-hati Tembok Belakang Gladiator Timnas Indonesia

Rabu 24-09-2025,11:14 WIB
Reporter : Subroto Dwi Nugroho
Editor : Subroto Dwi Nugroho

Sejak kegagalan menyakitkan Jepang di Piala Dunia 2018 saat disingkirkan Belgia setelah unggul 2-0, Jepang membangun ulang timnya dengan menitikberatkan pada pertahanan.

Hasilnya? Di babak kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026, Jepang lolos tanpa kebobolan satu gol pun.

Timnas  Indonesia saat ini menapaki jalan yang sama, membangun kekuatan dari belakang, dengan bek-bek bermental Eropa dan disiplin tinggi. 

Pelan tapi pasti, Garuda menjadi tim yang bukan hanya mengejutkan, tapi mulai diperhitungkan secara serius.

Dalam sepak bola modern, bertahan adalah seni.

BACA JUGA:Kata-kata Roberto De Zerbi yang Menggetarkan Usai Marseille Kalahkan PSG

BACA JUGA:Beckham Bangga Jadi Kapten Persib Saat Menang Dramatis Atas Arema

Strategi konservatif bukan berarti negatif. Kunci dari keberhasilan Timnas saat ini adalah keseimbangan antara menjaga gawang tetap bersih dan memaksimalkan peluang yang ada.

Itulah logika dasar yang kini dijalankan oleh Kluivert.

Dengan formasi yang semakin solid, dukungan pemain diaspora, dan sistem pertahanan modern, timnas Indonesia siap menggebrak Asia.

Pujian dari Roberto Mancini dan Park Ji-sung bukan hanya basa-basi. 

Itu adalah peringatan keras bagi Arab Saudi dan Irak harus hati-hati dengan tembok baru Garuda.

BACA JUGA:Geger! Karim Benzema Bakal Diambil Mourinho ke Benfica

BACA JUGA:Latih Benfica, Kata-kata Jose Mourinho yang Selalu Menggelitik

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, kekuatan utama Indonesia mungkin bukan terletak di lini serang, tapi justru pada bagaimana mereka menjaga gawang tetap aman.

Kategori :