Presiden La Liga Tuduh Manchester City Merugi dan Curang Selama Satu Dekade

Jumat 03-10-2025,08:29 WIB
Reporter : Subroto Dwi Nugroho
Editor : Subroto Dwi Nugroho

JAKARTA, DISWAY.ID -- Presiden La Liga, Javier Tebas, kembali melontarkan kritik tajam terhadap Manchester City dan Paris Saint-Germain (PSG), menuding kedua klub tersebut melakukan praktik keuangan yang tidak sehat dan melanggar prinsip keadilan dalam sepak bola Eropa.

Dalam sebuah konferensi yang diselenggarakan oleh Expansion dan PKF Attest, Tebas menyatakan bahwa Manchester City telah “merugi dan curang” selama sepuluh tahun terakhir, mengacu pada dugaan pelanggaran Financial Fair Play (FFP) yang hingga kini belum selesai diproses.

"Anda bisa mengalami kerugian satu atau dua tahun, tetapi tidak selama sepuluh tahun berturut-turut seperti Manchester City, yang terus merugi dan melakukan pelanggaran sejak dimiliki oleh pemilik baru mereka," tegas Tebas.

BACA JUGA:Campus League Resmi Bergulir, Wadah Prestasi Olahraga Mahasiswa Indonesia

BACA JUGA:Dibuat Kaget! Pelatih Irak Tak Menyangka Timnas Indonesia TC Lebih Awal di Arab, Eliano Reijnders Jadi Sorotan

Sorotan atas Praktik Keuangan Klub-Klub Kaya

Manchester City saat ini tengah menghadapi 115 dakwaan pelanggaran regulasi FFP, dan menanti keputusan final yang dapat berdampak besar pada masa depan klub.

Klub yang dimiliki oleh Sheikh Mansour ini telah menggelontorkan dana besar dalam membangun skuad, seperti halnya PSG yang didukung oleh Qatar Sports Investments.

Menurut Tebas, ketimpangan sistem keuangan antar liga dan klub-klub elite telah menciptakan ketidakseimbangan kompetitif dalam turnamen Eropa.

“Sepak bola bersifat global, namun sistem keuangan klub-klub di Eropa berbeda. Beberapa tidak memiliki pengawasan keuangan yang memadai,” ujar Tebas.

BACA JUGA:Sumardji Sebut Persiapan Timnas Indonesia Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026 Lebih Ideal

BACA JUGA:Zirkzee Hengkang dari Manchester United, Como Jadi Tujuan Potensial

Ia juga menyoroti PSG yang disebut telah mengalami kerugian 200 juta euro selama tujuh tahun berturut-turut, namun tetap mampu bersaing secara finansial dan prestasi.

Upaya Menstabilkan Keuangan Sepak Bola Spanyol

Tebas menekankan bahwa La Liga telah berupaya keras menjaga stabilitas finansial klub-klub anggotanya melalui sistem pengawasan ketat dan perencanaan restrukturisasi utang.

Kategori :