Pelaku Penembakan Pilot di Korowai Masih Diburu, Aparat Perkuat Pengamanan

Pelaku Penembakan Pilot di Korowai Masih Diburu, Aparat Perkuat Pengamanan

Pesawat perintis di wilayah Korowai, Papua. -ist-

JAYAPURA, DISWAY.ID - Aparat masih memburu pelaku penembakan terhadap dua pilot pesawat perintis di wilayah Korowai, Papua. 

Di saat bersamaan, pengamanan diperketat di sejumlah titik strategis, termasuk bandara-bandara terpencil. Dalam perkembangan terbaru, empat orang terduga pelaku aksi kekerasan dan pembakaran fasilitas publik di Kabupaten Yahukimo telah diamankan.

Insiden penembakan yang terjadi pada 11 Februari 2026 mengguncang masyarakat Korowai wilayah terpencil di Kabupaten Boven Digoel yang sepenuhnya bergantung pada transportasi udara. 

BACA JUGA:Evakuasi Korban Penembakan Pesawat Smart Air Selesai, Aparat Amankan Bandara Korowai Batu

Di tengah duka, solidaritas warga justru menguat. Para penumpang yang selamat secara sukarela mengumpulkan dana dan menitipkannya kepada perwakilan pilot maskapai Smart Air sebagai bentuk empati dan belasungkawa.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Yusuf Sutejoe mengatakan solidaritas tersebut mencerminkan betapa vitalnya peran pesawat perintis bagi masyarakat setempat.

"Masyarakat Korowai sangat bergantung pada pesawat. Itu satu-satunya akses masuk. Jalur darat belum ada dan wilayahnya sangat terpencil," katanya kepada awak media.

Korowai dikenal dengan bentang hutan lebat dan kondisi geografis yang sulit dijangkau. 

Jumlah penduduk di kawasan ini sekitar 100 kepala keluarga, dengan fasilitas publik yang sangat terbatas hanya terdapat satu sekolah dasar swasta dan layanan kesehatan minimal. 

Permukiman warga pun terpusat di sekitar bandara kecil yang menjadi nadi kehidupan.

Dengan kondisi tersebut, Polres Boven Digoel yang diperkuat sekitar 300 personel harus mengamankan wilayah sangat luas dengan tantangan medan ekstrem.

BACA JUGA:Menuju Pemilu 2029, Bahlil Nyatakan Siap Nyaleg dari Tanah Papua

Menindaklanjuti arahan pimpinan Polri, Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menambah kekuatan personel yang didukung Sat Brimob Polda Papua, unsur Reskrim, serta Polres Yahukimo.

Dari sekitar 20 orang yang diduga terlibat dalam penembakan, dua orang telah berhasil diidentifikasi dan masih dalam proses pendalaman.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads