JAKARTA, DISWAY.ID - Sebanyak 5 startup terpilih dalam Grab Ventures Velocity (GVV), program akselerasi scale-up dari Grab, melanjutkan rangkaiannya dengan menggelar “GVV Batch 8 Showcase”
Dalam acara Tech in Asia Conference, di Jakarta, 5 startup terpilih mendapatkan kesempatan untuk menampilkan booth showcase dan berkesempatan melakukan pitching di hadapan para investor, jajaran eksekutif Grab, serta pakar industri.
Mengusung tema “Driving a Sustainable Future: Helping MSMEs to Adopt Greener Operations”, GVV berfokus pada percepatan pertumbuhan bisnis startup yang mengangkat solusi di bidang ekonomi digital dan keberlanjutan lingkungan, khususnya yang bergerak di ekonomi sirkular dan energi terbarukan.
BACA JUGA:Jadi Sponsor Raya Run, Bank Raya Dorong Geliat Ekonomi Digital di Surabaya
Sebagai program percepatan, GVV berfokus sebagai scale-up engine bagi startup post-seed, yaitu perusahaan rintisan yang telah menerima pendanaan awal, memiliki produk yang operasional, dan bersiap untuk ekspansi.
Grab memberikan jalur piloting langsung ke dalam ekosistem Grab, di mana para startup dapat langsung terpapar dengan jutaan pengguna, mitra pengemudi, dan merchant Grab.
Dalam program ini, para startup mendapat pendampingan intensif dari eksekutif serta pakar industri untuk memperkuat product–market fit, unit economics, dan kesiapan pendanaan.
BACA JUGA:Mengapa VPS Jadi Solusi Tepat untuk UMKM dan Startup Digital?
“Selama delapan tahun, program GVV merupakan wujud komitmen jangka panjang Grab dalam memajukan ekosistem startup di area Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Setelah acara ini, kami harap para peserta GVV siap menjajaki peluang bisnis startup menuju fase pertumbuhan berikutnya. Kami harap, lima startup ini dapat memperkuat fundamental bisnis mereka, agar lahir menjadi perusahaan yang kompetitif, profitable, dan bertanggung jawab,” ungkap Rivana Mezaya, Director of Digital and Sustainability Grab Indonesia.
Lima startup terpilih adalah Casion, startup yang berfokus untuk memperkuat infrastruktur serta layanan kendaraan listrik; Jejakin, startup penyedia platform pemantauan jejak karbon untuk pelaku usaha; Liberty Society, startup upcycling yang menghadirkan solusi sirkular sekaligus pemberdayaan perempuan; Rekosistem, startup pengelolaan dan daur ulang sampah dengan rantai pasok yang dapat ditelusuri; serta Sirsak, startup yang menghadirkan solusi Extended Producer Responsibility (EPR) untuk sampah kemasan dan akses energi surya bagi UMKM.
Tujuan GVV Batch 8 selaras dengan komitmen Grab untuk mendukung target pengurangan emisi dan praktik bisnis yang bertanggung jawab.
Berkesempatan untuk berintegrasi di dalam ekosistem Grab, para startup terpilih dapat menerapkan praktik bisnis berkelanjutan, mulai dari penggunaan kemasan ramah lingkungan hingga operasional bisnis yang lebih hijau dan efisien.
GVV hadir sebagai akselerator dimana lima startup terpilih dapat ikut serta menjalani rangkaian program strategis selama 4 bulan mulai dari kick-off di tanggal 12 Agustus hingga akhir November 2025.
BACA JUGA:PLN Startup Day 2025, Dukungan PLN Kembangkan Startup Greentech Indonesia