Kejagung Enggan Ungkap Isi Percakapan Grup WA ‘Mas Menteri Core’, Ini Alasannya

Rabu 29-10-2025,06:11 WIB
Reporter : Candra Pratama
Editor : Subroto Dwi Nugroho

Adapun, anggota yang ada di dalam grup itu adalah mereka yang ahli pada bidang bidang pendidikan dan IT. Termasuk staf khusus Nadiem saat itu: Fiona Handayani dan Jurist Tan.

"Grup dibuat untuk menjadi forum diskusi dan tempat brainstorming dalam menyiapkan strategi kebijakan pendidikan," terangnya.

BACA JUGA:DPR Soroti Penampilan Pramugari di Pesawat Haji: Roknya Tinggi-Tinggi!

BACA JUGA:Cak Imin Update Program Pemutihan BPJS Kesehatan, Tetapkan Syarat Ini

Abby menuturkan, percakapan yang ada di grup itu berisi ide terkait dengan visi kebijakan pendidikan, apabila nantinya Nadiem Makarim resmi ditunjuk sebagai Menteri. 

Abby menambahkan, diskusi dalam grup tersebut juga membahas paradigma baru dalam asesmen pendidikan, upaya penyederhanaan beban administrasi guru, serta rencana pemanfaatan teknologi digital. 

Dia juga menegaskan bahwa tidak ada pembahasan khusus mengenai pengadaan Chromebook di dalam grup tersebut.

"Konteksnya itu sebenarnya soal bagaimana menciptakan sesuatu sistem pendidikan yang didukung dengan teknologi awalnya seperti itu. Jadi tidak ada juga soal harus menggunakan Chrome atau juga untuk mengadakan Chromebook seperti itu," tukasnya.

 

Kategori :