Ia menambahkan, tingkat utilisasi produksi dan Mandiri Spending Index juga menunjukkan tren positif.
“Angkanya naik di akhir tahun ke Rp297, sejalan dengan indeks perbankan. Dari segi produksi juga meningkat,” papar Airlangga.
Dengan insentif pajak ini, para pelaku industri hotel dan restoran diharapkan bisa bernapas lega setelah beberapa tahun tertekan pandemi.
Karyawan di sektor ini akan menerima gaji tanpa potongan pajak, yang secara langsung meningkatkan daya beli masyarakat dan memperkuat pemulihan sektor pariwisata di 2026.