Uji Klinis Vaksin TBC Inhalasi di Indonesia Makin Positif, Prof Erlina Ingatkan Efek Sampingnya

Senin 17-11-2025,05:43 WIB
Reporter : Hasyim Ashari
Editor : Khomsurijal W

JAKARTA, DISWAY.ID – Kabar baik datang dari perkembangan uji klinis vaksin Tuberkulosis (TBC) generasi baru, khususnya vaksin dengan metode inhalasi yang tengah diuji di Indonesia.

Terobosan ini membawa harapan besar terhadap upaya pengendalian TBC nasional.

Namun seperti halnya vaksin atau obat baru lainnya, kandidat vaksin TBC ini juga memiliki potensi efek samping atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KEPI) yang perlu dicermati.

BACA JUGA:5,7 Ton Udang Terkontaminasi Cs-137 Dimusnahkan: Pemerintah Amankan Publik

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia sekaligus Principal Investigator uji klinis vaksin TBC inhalasi, Prof. Dr. dr. Erlina Burhan, SpP(K), M.Sc., menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik. Efek samping yang muncul sejauh ini bersifat ringan dan sementara.

Menurut Prof. Erlina, reaksi yang muncul pada partisipan uji klinis tergolong wajar dan mirip dengan vaksin lain pada umumnya.

“Efek sampingnya sama seperti vaksin-vaksin yang lain ya. Seperti sakit di tempat suntikan, ada demam setelah disuntik, tapi kemudian hilang. Jadi nggak ada yang istimewa, sama aja dengan vaksin yang lain,” ujar Prof. Erlina saat dihubungi DISWAY.ID, Minggu (16/11/2025).

Prof. Erlina menekankan bahwa memantau dan memetakan efek samping merupakan tujuan utama uji klinis Fase I.

BACA JUGA:Harapan Baru Atasi TBC: Indonesia Terlibat dalam Uji Coba 6 Kandidat Vaksin, Termasuk Buatan Bill Gates

“Semua calon vaksin pasti punya efek samping, itu normal. Tugas kami di Fase I adalah memastikan efek samping tidak serius dan dapat ditoleransi tubuh,” jelasnya.

Jika ditemukan efek samping serius—misalnya reaksi alergi berat atau gejala yang mengancam keselamatan—pengembangan vaksin akan dihentikan.

Sejauh pemantauan, efek samping yang muncul pada kandidat vaksin TBC inhalasi asal China ini tergolong ringan hingga sedang, dan biasanya hilang dalam hitungan jam hingga beberapa hari.

BACA JUGA:Kata Bro Ron Soal Budi Arie Sebut Projo Bukan Pro Jokowi: Branding Pribadinya Hilang!

Dengan terlibat langsung dalam pengembangan vaksin TBC generasi baru, Indonesia menunjukkan komitmennya untuk memastikan vaksin yang nantinya lolos uji bukan hanya efektif, tetapi juga aman digunakan masyarakat.

Langkah ini diharapkan menjadi fondasi penting untuk mempercepat upaya mengakhiri epidemi TBC di tanah air.

Kategori :