Kata-kata Marc Marquez di Malam Penghargaan

Selasa 18-11-2025,15:10 WIB
Reporter : Dimas Chandra Permana
Editor : Dimas Chandra Permana

Sudah bisa ditebak, performa Marquez nggak seistimewa pada musim 2019, di mana hampir seluruh kejuaraan dia sabet bersih.

Selama tiga musim Honda harus menanggung malu, pun kembalinya Marquez tak cukup mengangkat nama besar mereka. Satu masalahnya; sejak 2020 RC213V bukanlah motor yang diunggulkan.

Marquez yang baru kembali dari cedera seolah harus memperbaiki masalah-masalah tersebut dalam sekejap.

Hingga musim 2023, Honda terbang dengan satu sayapnya, Marquez yang benar-benar baru pulih, pun tak bisa memaksimalkan motor kesayangannya itu.

Keputusan besar dibuat. Marquez merasa harus keluar dari zona nyamannya demi satu tujuan; kembali merebut mahkota "raja" MotoGP.

BACA JUGA:Jadwal Bioskop Trans TV Hari Ini 18 November 2025 Lengkap Sinopsis, Nonton Film Aksi-Kriminal Selepas Kerja

Marquez meninggalkan Honda di akhir musim 2023.

Mulanya dia bergabung dengan Gresini Racing. Gratis! Dia tak terima gaji sepeser pun. Kabarnya begitu.

Fakta menariknya dia bergabung karena dorongan besar dari adiknya, Alex Marquez.

Dalam sebuah wawancara dengan DAZN, Alex Marquez terus mendukung Marc yang saat itu sudah putus asa, bahkan berniat akan pensiun.

Alex Marquez yang sudah bergabung dengan tim tersebut musim sebelumnya, menyarankan agar mencoba hal baru dengan mengendarai motor Ducati yang di era Pecco Bagnaia pecah telur!

Semusim dengan Gresini pada 2024, Marc Marquez "merangkak" ke tiga besar pembalap terbaik selain Jorge Martin dan Pecco Bagnaia.

Di akhir musim 2024, merasa potensinya masih sangat besar, Marquez mengultimatum Ducati yang saat itu seharusnya mempromosikan Martin ke pabrikan; "Pilih saya atau saya akan pergi ke pabrikan lain".

Singkatnya Ducati tak pikir panjang, mereka mengesampingkan Martin, kemudian menunjuk Marquez menjadi rekan setim bagi Bagnaia di musim 2025.

Ya, ini musim perdana Marquez dengan Ducati, dengan motor yang sebenarnya tidak sebaik GP24 (yaitu GP25). Tapi dengan bakatnya Marquez membuat motor ini terlihat over power.

Marquez mencatatkan 11 kemenangan dan 14 kemenangan sprint musim ini. Belum lagi podium lainnya. Namun sayangnya kecelakaan di Mandalika, Indonesia membuat dia cedera kembali.

Kategori :