MADRID, DISWAY.ID -- Marc Marquez hadir dalam malam penghargaan gelar juara dunia MotoGP 2025 di Madrid, Spanyol, Senin malam, 17 November 2025.
Pembalap pabrikan Ducati ini resmi dinobatkan sebagai "Raja" MotoGP 2025. Perjalanannya begitu menginspirasi banyak.
Bagaimana tidak, Marquez mengalami masa-masa sulit yang mungkin tidak bisa dilakukan pembalap mana pun.
BACA JUGA:Susi Pudjiastuti Curhat: Rusa Peliharaannya Mati Diserang Anjing Rabies, Polres Diam Saja
Juara dunia MotoGP tujuh kali itu menunjukkan bahwa hasratnya untuk meraih kesuksesan belum padam.
Khususnya setelah empat musim berkutat dengan kondisi fisiknya. Marquez dipaksa melawan kondisi tersebut Pasca-kecelakaan di Jerez 2020 lalu.
Cedera panjang itu yang membuat dia harus lebih berjuang. Ditambah lagi masalah teknis yang harus dia pecahkan ketika masih bersama Honda.
Kita tahu sejak 2020, performa Honda RC213V dari tahun ke tahun selalu jeblok. Pun Marquez yang harus membalap dengan riwayat cederanya, dituntut membangun sebuah dinasti yang perlahan-lahan akhirnya runtuh juga.
BACA JUGA:Cara Jadi Pemenang Saldo DANA Gratis Rp286.000 Lewat Aplikasi Penghasil Uang Ball Sort
Bayangkan, Marquez dan Honda sukses merajai MotoGP selama tujuh musim, sebelum akhirnya Ducati meruntuhkan dominasi Jepang di musim 2022.
Keberanian Ducati mendatangkan Francesco "Pecco" Bagnaia setelah tiga musim berturut-turut menjadi runner up bersama Andrea Dovizioso.
Pada 2020, Pecco Bagnaia datang bukan sebagai pembalap unggulan. Bahkan dia datang setelah setengah musim absen akibat cedera.
Skenarionya adalah Jack Miller yang dituntut Ducati untuk memutus kesuksesan Honda, Suzuki (Juara dunia 2020) dan Yamaha (juara dunia 2021).
BACA JUGA:Motor Listrik Tyranno Sabet Predikat Motor Listrik Terbaik di Kelasnya, Yuk Intip Keunggulannya!
Selama periode inilah Marquez benar-benar hanya bisa menonton MotoGP dari layar televisi. Kemudian pada musim 2022, dia kembali bersama Honda.