Jelang Ramadan 1447 H Pasokan Daging Sapi Tak Stabil dan Harga Naik? Ini Cerita Peternak Langsung dari Kandang
Menjelang bulan Ramadan, kenaikan harga daging sapi tidak dibarengi dengan ketersediaan barang, membuat konsumen dan pedagang sama-sama mengeluh-disway.id/Candra Pratama-
JAKARTA, DISWAY.ID - Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447, pasar daging sapi justru menunjukkan gejala yang tidak biasa.
Harga terus menurun, sementara ketersediaan daging di pasaran kian terbatas.
Kenaikan harga daging sapi yang tidak dibarengi dengan ketersediaan barang, membuat konsumen dan pedagang sama-sama mengeluh.
BACA JUGA: Peran Krusial Orang Tua dalam Kasus Child Grooming, LPSK Siap Beri Perlindungan
BACA JUGA: Rahasia Gelap dan Celah Pidana Child Grooming
Kondisi ini kontras dengan tradisi masyarakat Indonesia yang biasanya menyajikan hidangan istimewa saat sahur dan berbuka puasa, dan menjadi salah satu bahan makanan favorit.
Di balik mahalnya harga daging sapi, tersimpan cerita panjang dari balik kandang, kisah yang jarang terdengar masyarakat.
Untuk menyelidiki permasalahan tersebut dari sumbernya, tim Bisik Disway menyambangi kembali Putra Jakarta Farm, sebuah peternakan sapi di kawasan Kebun Jeruk, Jakarta Barat.
Aktivitas di lokasi tampak berjalan normal.
Seorang pekerja terlihat sibuk memindahkan jerami dan memastikan ternak mendapat pakan tepat pada waktunya.
BACA JUGA: Tabir Gelap Perawatan Anak, Antara Normalisasi dan Relasi Kuasa
BACA JUGA: KUHAP-KUHP Baru: Dekolonisasi, Seragam dan Adil?
Lingkungan kandang tertata rapi, bersih, dan jauh dari kesan kumuh yang sering dilekatkan pada peternakan sapi.
Syaiful, penanggung jawab kandang, menyambut kedatangan tim dengan ramah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: