Garam Listrik
--
Dari pabrik alat berat terbesar di dunia, saya berkendara ke arah timur. Satu jam. Lewat jalan tol. Berarti ke arah perbatasan Xuzhou dengan Provinsi Shandong. Di zaman Jepang, Kabupaten Xuzhou sempat dimasukkan menjadi bagian Provinsi Shandong. Setelah itu dikembalikan ke Provinsi Jiangsu.
Di dekat perbatasan itu saya mengunjungi pabrik pembuatan panel tenaga surya. Besar sekali. Di Tiongkok ini kok seragam: serbabesar atau besar sekali. Usia perusahaan ini baru 10 tahun. Pemiliknya anak muda. Agresif. Dalam 10 tahun bisa jadi raksasa begini.
Perang IsAm-Iran akan lebih melambungkan lagi pabrik seperti ini. Penutupan selat Hormuz hanya akan lebih menyadarkan siapa saja: sudah waktunya pindah ke tenaga surya. Juga ke mobil listrik. Tiongkok sudah 10 tahun di depan negara-negara Barat –saya belum menghitung berapa tahun di depan kita.
Karena lokasinya dekat Shandong maka ekspornya lewat pelabuhan-pelabuhan Shandong: Lian Yun Gang atau Qingdao. Saya sudah sering ke Qingdao. Termasuk ke pelabuhannya: besar.
Saya belum pernah ke Lian Yun Gang. Kotanya lebih kecil tapi pelabuhannya lebih besar. Juga lebih hebat. Di depan pelabuhan itu ada pulau memanjang. Bisa berfungsi sebagai water breaker alami. Mirip pelabuhan Bitung di Manado dengan skala puluhan kali lipat.
Ternyata selama lima hari di Tiongkok saya mengunjungi delapan pabrik. Semuanya serba raksasa: galangan kapal di Jiangyin –tepi bengawan Chang Jiang. Lalu ke pabrik teknologi masa depan –dengan taman, danau, dan ratusan pohon bonsai. Semua dinding gedungnya berlayar LED. Pun sampai lantai atas dan atasnya. Juga ke pabrik peralatan lab. Ke pabrik solar sel. Pabrik alat berat. Dua lagi tidak saya sebut. Lalu ke pabrik listrik: pembangkit listrik tenaga garam.

Di depan proyek listrik garam.--
Di yang terakhir itu saya agak lama: baru kali ini menyaksikan apa yang sejak dulu sering saya baca di teori. Rongga yang terbentuk setelah garamnya ditambang bisa untuk menyimpan udara. Yakni udara yang dipadatkan.
Rongga itu letaknya di perut bumi: di kedalaman 1.500 meter. Besarnya rongga lebih dari 1 km2. Anda sudah tahu teorinya: rongga yang terbentuk di dalam tambang garam itu kedap udara. Dinding-dinding rongga itu masih berupa garam. Pun langit-langitnya. Udara tidak bisa bocor.
Mulut tambang pun dimasuki pipa raksasa. Udara dimasukkan ke rongga tambang. Dipadatkan.
Bagaimana cara memasukkan udara ke rongga tambang yang begitu besar? Tentu bukan dengan cara gotong-royong 1,4 miliar penduduk Tiongkok ramai-ramai meniupkan udara ke dalamnya. Ini pakai blower besar. Lalu pakai kompresor raksasa.
Untuk itu diperlukan tenaga listrik. Kelebihan listrik di siang hari dipakai untuk meniupkan udara dan memadatkannya.
Petang hari –sampai sebelum tengah malam– penutup rongga itu dibuka: udara pun lari keluar dengan kencangnya. Kecepatan udara itulah yang ditangkap turbin. Turbin berputar --memutar generator. Jadilah listrik.
Yang saya lihat itu turbinnya satu: 600 MW. Besar sekali. Di kota Huai An banyak sekali rongga tambang garam. Peninggalan masa nan lalu. Kini tiba-tiba bisa jadi durian runtuh.

Di dekat turbin tenaga garam.--
Saya belum mau banyak bertanya. Ini masih baru. Belum genap dua bulan. Tahun depan saya ingin ke Huai An lagi.
Lima hari ke Tiongkok saya seperti menelusuri lorong waktu yang panjang: dari monumen penulis buku di abad ke empat belas, ke zaman Zhou En Lai, sampai ke zaman Tiongkok masa kini. Bahkan ke masa depan mobil dan robotnya.
Lima hari; delapan pabrik; empat kota; empat zaman. Nikmat apa lagi yang masih engkau dustakan.(Dahlan Iskan)

Di plasa penulis buku.--
Komentar Pilihan Dahlan Iskan Edisi 17 Maret 2026: XCMG Mlilir
Juve Zhang
Si preman Tengik Trumpet mau buka selat Hormuz minta bantuan jepang Korea T Australian dll....jawab Jepang Australia Inggris sudah jelas Nehi...this is .not our War....jelas kan preman tengik gak sanggup lawan Iran....T dari dulu boleh lewat selat Hormuz....ngapain bantu preman tengik.....ini permainan R SA Iran supaya harga minyak dunia loncat ke atas.... mereka panen duit....semua tanker minyak boleh lewat asal bayar minyak pake Yuan...petro Yuan....jelas kan pengumuman nya ....guoblik nya si preman tengik....Jepang rela beli pake Petro Yuan ketimbang kirim kapal perangnya....pun negara lain beli saja pake Petro Yuan sudah aman....koplak level 4 si preman tengik ini masih minta bantuan.....
Juve Zhang
Big bos CHDI harusnya tanya Ban Truk yang Segede Gajah Bengkak berapa Harganya....mungkin setara Harga Satu Mobil BYD Attto 1....
Liáng - βιολί ζήτα
selingan 童年老家 (tóngnián lǎojiā) ---> Kampung Halaman Masa Kecil. Di balik irama musiknya yang agak ceria, ada dua kalimat yang sangat menyentuh perasaan, yakni kalimat pada baris ke-11 dan ke-12, lirik lagu 童年老家 (tóngnián lǎojiā) ini : • Punggung Mamah belum bungkuk • Rambut putih Papah belum terlihat Keceriaan masa anak-anak itu perlahan akan menghilang seiring dengan memasuki usia dewasa, itu berarti pula, usia Mamah Papah kita semakin tua..... Hal yang kontras dari penampakan fisik orang tua kita, seringkali tidak kita sadari, karena memang berproses secara perlahan..... Dan ketika kita menyadarinya, mungkin mulut kita kelu dan hanya air mata yang menetes sebagai wujud hormat atas pengorbanan mereka..... Lirik lagu ini menggambarkan "punggung Mamah yang mulai bungkuk" dan "rambut putih Papah yang sudah terlihat" seiring dengan usia tua yang semakin tua. Lagu 童年老家 (tóngnián lǎojiā) sepertinya ingin mengingatkan kita akan hal tersebut, bahwa dibalik lewatnya masa keceriaan anak-anak, ada beban orang tua sepanjang hidup kita dari anak-anak hingga dewasa, yang membekas pada fisik mereka..... [1/2]
Ibnu Shonnan
Setelah paragraf awal. Ada yang sangat menarik : perusahaan di Shanghai yang menjual jasa pemeriksa produk sebelum dijual kepasar. Tentunya disana tidak halal-haramnya. Tapi, jaminan kandungan produk itu. Apakah nilai gizinya layak dikonsumsi. Apakah tidak membahayakan tubuh. Hal ini, mengingatkan saya. Kalau di sini ada badan yang dibentuk oleh negara yang bertugas seperti itu. Anehnya, banyak produk makanan mendapat stempel sah dari badan itu, tapi kandungannya dinilai membahayakan oleh orang medis. Negara memberi gaji pegawai badan itu. Tapi, masyarakat tetap disuguhi produk-produk yang tidak sehat.
Liam Then
Saya respek sekaligus tak begitu suka dengan pemerintah Iran. Respek karena mereka teguh dan berani. Tak suka karena mereka bunuh rakyat mereka sendiri sampai ribuan (mayoritas kaum muda) dalam demo waktu itu. Jika mereka ini disebut mata-mata/antek-antek asing. Saya jadi kepikiran, kerjaan aparat mereka di sana bagaimana? Yang turun ratusan ribu/jutaan orang di seluruh penjuru propinsi. Bagaimana mereka langsung bisa tahu, yang mata-mata, antek asing yang mana saat itu? Dan jikapun memang begitu, kenapa ribuan mata-mata/antek asing itu bisa ada? Mereka(aparat) kerjanya bagaimana? Begitu banyak kok tidak tahu? Ntahlah, mungkin butuh puluhan tahun ke depan, untuk tahu apakah tragedi pembantaian demonstran ini bisa dilupakan. Selama ini nyawa begitu murah di Timur Tengah. Harusnya tempat suci 3 agama, jadi kota paling mulia dan agung bagi umat manusia. Tapi selama ribuan tahun, tak henti jadi sumber pertikaian dan penderitaan. Untuk apa? Hidup di dunia sudah begitu sulit, banyak kesusahannya. Kenapa harus ditambah susah?
pak tani
Terbukti. Dari sebuah foto yang berniat pamer, bisa berujung 'bencana'. Adakah hubungannya dengan artikel hari ini? Jelas, perusuh DI mempunyai skill yang tidak kalah dengan OSINT. Bli Putu, Bang Udin S, Kang Mul, bahkan mungkin om Lagarenze pasti terbelalak. Bagaimana tidak, outfit pak Bos kali ini bukan kaleng2. Tentu sebagai penyelenggara bisnis trip, pak Bos ingin tampil maksimal dengan citra pebisnis sukses. Redmi diganti Huawei, Mobil pakai (pinjam) yang premium. Dan sekarang terlihat di foto, meskipun sebagian. Jaket Vercase! Apakah hanya kebetulan? Bertepatan dengan momen THR? Redmi atau Vercase yang akan berpindah tangan? Entahlah, ini cuma analisa jadi2an. Apalagi pak Bos kan lagi di Tiongkok, Jaket itupun belum tentu Vercase, Bisa jadi Versase... oops :) Idul Fitri sudah di depan mata, Saya minta maaf duluan. (2/2)
Media Indo Kreatif
Dwi Anggia, ketika bicara soal stok BBM kita yg 20 hari di acara Di’s morning td pagi membuat analogi toren yg terus diisi air oleh PDAM, jd tidak masalah kalaupun torennya hanya cukup untuk sehari karena terus diisi. Analogi ini dipuji oleh pak Dahlan, pinter. Pak, kalau PDAM nya mecet bagaiman? Bukankah yg dibahas pak Bahlil kalau perang terus menerus dan selat Hormuz ditutup PDAM nya dapat air dari mana?
Runner
Bukan tidak bisa. Dulu, bertahun-tahun lalu. Pernah ada truk besar bernama “Perkasa”. Diproduksi oleh pabrik dalam negeri. Pabrik tekstil. Truknya bahkan dgunakan oleh angkatan bersenjata. Perusahaan tempat kami kerja pun memilikinya. Dulu juga, kita sudah bisa membuat pesawat terbang. Pesawat anak negeri terbang diiringi tepuk sorak dan kagum banyak orang. Dulu, sudah berkali kali dibuat dan diuji coba mobil buatan dalam negeri. Bahkan, mungkin puncaknya, uji coba mobil listrik buatan dalam negeri yang digagas oleh tokoh penting. Sekarang, yang kita bisa itu tidak ada lanjutannya. Belum ada pengembangan lagi. Bukan tidak bisa. Tapi, mungkin anda sudah tahu.
Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
MEMBUAT, DAN MENJUAL.. Bisnis itu sebenarnya sederhana. Hanya dua pekerjaan utama: 1). Membuat. 2). Menjual. Kedengarannya gampang. Tapi justru di situ banyak orang terpeleset. Ada yang jago membuat. Produknya bagus. Teknologinya hebat. Tapi tidak tahu cara menjual. Akhirnya gudang penuh barang. Pabrik tetap berasap. Tapi kas perusahaan kering. Sebaliknya ada yang pandai menjual. Lidahnya licin. Jaringannya luas. Tapi tidak punya pabrik. Tidak bisa membuat barang sendiri. Jangan berkecil hati. Dunia bisnis sudah lama menyediakan solusi: jadilah perantara. Jadilah agen. Atau distributor. Banyak perusahaan besar hidup dari situ. Di perdagangan global, peran perantara sering justru sangat penting. 1). Pabrik fokus membuat. 2). Agen fokus menjual. Keduanya saling membutuhkan. Yang satu otaknya di bengkel. Yang satu lagi otaknya di pasar. Kesalahan sering terjadi ketika orang memaksakan diri di dua-duanya, padahal bakatnya hanya satu. Padahal bisnis itu seperti orkestra. Tidak semua orang harus memainkan drum dan biola sekaligus.
Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
@pak Irary.. PUJIAN DAN STRATEGI.. Komentar Pak Irary menarik. Pekerja Indonesia sering dipuji di luar negeri. Dari operator alat berat. Tukang las bawah laut. Montir mobil. Animator. Sampai ahli hukum. Banyak yang diakui dunia. Memang benar. Orang Indonesia terkenal cepat belajar. Adaptif. Tahan kerja keras. Di proyek tambang Afrika. Di galangan kapal Korea. Di kapal-kapal minyak Timur Tengah. Nama pekerja Indonesia tidak buruk. Bahkan sering dicari. Tapi ada satu hal yang sering dilupakan. Pujian itu tidak selalu murni pujian. Kadang itu bagian dari strategi. Bagian dari marketing. Kalimatnya sederhana: “You are very good worker.” Kedengarannya tulus. Tapi di balik itu ada harapan. Supaya kontrak diperpanjang. Supaya proyek berikutnya tetap memakai tenaga yang sama. Supaya hubungan bisnis tetap hangat. Dalam dunia bisnis, pujian sering menjadi pelumas. Ia membuat transaksi terasa nyaman. Membuat pelanggan merasa dihargai. Akhirnya kembali lagi membeli. Begitulah hukum pasar. Pujian bisa lahir dari kekaguman. Tapi juga bisa lahir dari strategi. Tidak salah. Itu bagian dari seni berdagang. Yang penting kita sadar. Kalau memang hebat, teruskan. Kalau itu hanya kata manis, jangan terlena. Karena nilai seorang pekerja bukan dari pujian. Tapi dari karya yang terus dipakai.
Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
KEMBALI KE RUMAH ZHOU EN LAI: SISTIM TIMBA AIR DI RUMAH ZHOU EN LAI SEPERTI APA..? Di CHDI kemarin dulu pak Dahlan menginformasikan, gagal menimba air di rumah Zhou En Lai. Tapi tidak dijelaskan, sistim timbanya seperti apa? ## Yang pasti bukan sistim ember dan tali maupun sistim senggot. Rupanya, begini sistimnya: 1). Di atas sumur ada balok kayu dengan silinder berputar. 2). Tali ember dililit pada silinder tersebut. 3). Orang memutar batang atau pegangan sehingga silinder menggulung tali. 4). Ember naik perlahan tanpa harus menarik tali langsung. Sistem ini disebut windlass well (sumur dengan gulungan). Mekanismenya sederhana, silinder kayu bertindak seperti "winch manual" untuk menggulung tali dan mengangkat ember. Kenapa orang Tiongkok banyak memakai sistem ini? A). Sumur di desa sering cukup dalam. B). Dengan gulungan, tenaga yang dibutuhkan jauh lebih ringan. C). Ember bisa diangkat lebih stabil dan tidak tersentak. BEDANYA DENGAN TIMBA KITA. A). Indonesia (tali biasa) → tarik langsung. B). Indonesia (senggot / tuas) → pakai pemberat. C). Tiongkok (windlass) → diputar seperti menggulung tambang kapal.
Liam Then
XCMG ini kebetulan saya pernah tonton videonya di YouTube. Orang bule yang bikin, udah kayak video dokumenter. Dari sejarah pendiriannya sampai prestasinya. Yang tak disebut Pak DI, XCMG ini gede banget di produksi crane. Mereka produkai crane terbesar, terkuat di dunia. Hmmm....nanti malam mau ngomong ke istri saja. "Ma, mama harus diet, jangan sampai papa pesan crane ke XCMG"
Liam Then
Ini ada satu juga kehebatan pemerintah Tiongkok, kebetulan saya juga baru tahu beberapa hari lalu dari sebuah komentar YouTube, yang kemudian saya verifikasi, tanya ulang, dua kali tanya infonya sama. "Pemerintah China menetapkan bahwa truk yang mengangkut produk pertanian segar (sayuran, buah-buahan, daging, telur, dan hasil laut hidup) bebas biaya tol di seluruh jaringan jalan tol nasional mereka." Jadi truk angkut sayur/produk pertanian-perkebunaan segar lewat tol tak perlu bayar,agar harga sayuran/buah produk petani terjangkau oleh konsumen di perkotaan.
Jokosp Sp
Sedang di foto yang satu sepertinya Abah mejeng di samping XCMG XGA3310 yang sekelas produck Hino FM260 atau kalau Nissan ( UD TRUCK ) sekarang type CWA260. Sama-sama berpenggerak 6x4. FM260 dan CWA260 sama-sama punya tenaga di 260HP, sedang XGA3310 lebih tinggi di 290HP. CWA260 punya keunggulan klasik yang sudah sangat lama di daerah proyek dan di tambang-tambang. Lebih bertenaga, lebih nyaman di suspensi dan cabinnya. Pemindahan transmisi lebih lembut dan halus. Juga sudah teruji lebih tahan di medan-medan berat. Tyre yang di samping Abah itu bisa di ukuran standard 11.00R20. Tetapi di lapangan aktualnya banyak sudah dipakai yang ukuran lebih besar di 12.00R20. Sementara capasitas muatan bisa sampai 20-25 ton tergantung medan jalan biasanya.
Jokosp Sp
Saya lihat dari foto Abah di samping Dump Truck (DT) sepertinya jenis XCMG CG130, sekelas HD755-7 kalau di Komatsu. Type ini paling mendekati kapasitas rigid dump truck konvensional dengan payload sekitar 90-100ton, tergantung konfigurasinya. Ini perbandingan spesifikasi utama XCMG CG130 dengan HD785-7: #Palyload 90-100 vs 91 Metrik ton #Cap vessel 45M3 vs 60M3 #Tenaga 778hp vs 1.178hp #Penggerak mekanis vs mekanis #Ukuran tyre 33.00R51 diameter 3m vs 27.00R49 diameter 2,7m #Fuel consumtion CG130 ada di 29,55-34,42 ltr/jam cap tangki 800 ltr lebih rendah karena hp yang lebih rendah di 775hp. Sedang HD785-7 ada di 70.54ltr/jam dalam kondisi aktual beban penuh. Fuel ratio sekitar 0,85-0,87ltr/BCM dengan cap tangki 1.308 ltr dengan hp yang lebih tinggi di 1.178hp. Semakin banyaknya produk semakin banyak pilihan : 1.Harga 2.Ketahanan/masa pakai 3.Produktivitas 4.Evisiensi 5.Produck support (part dan after sales service). Lima ini harus, jangan asal beli karena murah dan setahun jadi besi rongsok. Investasi hilang modal. Tekor. Itu jika anda pengusaha. Lain lagi jika anda dapat proyek dari penguasa, karena investasi alat sudah dimasukan di nilai proyek. Masalah proyeknya mangkrak ndak penting karena anda sudah dapat cuan besar. Contohnya sudah banyak kan trilyunan hilang dari proyek sejuta hektar di Sumatera dan Kalimantan.
Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
MONARKI ARAB VS REPUBLIK IRAN.. Banyak negara Arab masih memakai sistem monarki. Raja atau emir menjadi pusat kekuasaan. Contohnya di Arab Saudi, Qatar, atau Uni Emirat Arab. Kekuasaan diwariskan dalam keluarga kerajaan. Pemerintahan relatif stabil. Keputusan bisa cepat. Tapi ruang partisipasi politik rakyat terbatas. Sistem ini cocok untuk negara kecil yang ekonominya ditopang minyak. Negara berjalan seperti perusahaan keluarga yang sangat kaya. ISISTIM DI IRAN. Iran memilih jalan berbeda setelah Revolusi Iran 1979. Ia menjadi republik Islam. Presiden dipilih rakyat. Parlemen juga dipilih rakyat. Tetapi ada satu lapisan lagi: pemimpin tertinggi ulama. Sistem ini unik. 1). Demokrasi ada. 2). Teokrasi juga ada. Dua dunia digabung dalam satu mesin politik. Menariknya, model Iran sering menghasilkan daya tahan negara yang kuat. Ia tidak kaya minyak seperti tetangga Arabnya. Tapi mampu membangun industri militer, teknologi rudal, bahkan program nuklir. Tekanan sanksi puluhan tahun justru memaksa mereka mandiri. Dalam arti tertentu, sistem Iran membuat negara lebih terbiasa hidup tanpa “bantal minyak”. ## Monarki Arab punya stabilitas uang. Iran punya stabilitas ketahanan. Yang satu kuat karena kekayaan alam. Yang satu lagi kuat karena kebiasaan berjuang. Dalam geopolitik Timur Tengah, dua model ini seperti dua sekolah berbeda tentang bagaimana sebuah negara bertahan hidup.
adi ya adi
Agus imron tepatnya berlokasi di kelurahan Mlilir Kecamatan Dolopo kabupaten Madiun abah.... kbtuln lokasinya sepelemparan batu dari perbatasan kabupaten Madiun dn kabupaten Ponorogo
Ahmed Nurjubaedi
Abah ini kalau bikin sanepa, perumpamaan, mbok yo jangan nemen-nemen... Mosok gajah (yang baru lahir kemarin sore) melibas banteng yang sudah tua... Meskipun si banteng tua ini sekarang memang kalem sih, tidak pedas omongan dan tidak main seruduk kayak dulu.... Apakah karena sudah kena jerat jaring laba-laba yang sekarang dikuasai pembina gajah? Entahlah... Eh, kok komen saya jadi ngawur begini ya?
Taufik Hidayat
Kota Xuzhou mengingatkan saya akan permainan tebak tebak nama kota yang sering Saya lakukan sejak SD dulu . Misal A Ambon B Bogor C Cilegon D Denpasar E Ender F Fakfak G Garut H begitu H kita susah cari yg di Indonesia jadinya Hongkong. Nah begitu Q , C , V dan Z maka hampir tidak ada kota ygvdepannya X. Bahkan di peta zaman dulu waktu saya SD di Tiongkok juga belum ada kota yang depannya X karena waktu itu masih pakai ejaan transliterasi Wade Giles. pinyin sendiri walau sudah diperjkebakajn sejak 1958 di at baru muncul ata terkenal di Indonesia akhir 1970 atau awal 1980 an. Sejak itu Peking berubah jadi Beijing walau sebenarnya sama aja tulisannya 北京 ,Nanking jadi Nanjing 南京 ,Tientsin jadi Tianjin 天津 . Jadi banyak deh kota yang depannya X sepeti Xi’an Xiamen Xuzhou dll . Lucunya Xiamen dulunya Amoy di peta lama saya . Seperti Canton jadi Guangzhou , Mukden jadi Shenyang dll. Bikin pusing aja . Tapi anehnya Peking Duck tidak berubah jadi Beijing Duck Tsingtao Beer tidak jadi Qingdao Beer, dan juga Ayam Nanking tidak jadi Ayam Nanjing .
Wilwa
@Taufik. Peking, Nanking, “king” 京 nya itu dialek Fujian/Hokkian. Kalau Jing 京 (baca: Cing) dalam Beijing atau Nanjing adalah dialek Beijing / Mandarin. Jadi memang beda. King dialek Selatan, Cing dialek Utara. P entah mengapa ditulis B dalam pinyin oleh penciptanya. Jadi Beijing dalam lidah kita dieja Peicing. Nanjing dieja Nancing. Tsingtao (wade giles) atau Qingdao (pinyin) sama-sama dieja Chingtao di lidah kita.:)
Wilwa
Oh ya Xuzhou dieja Siichou dalam logat kita. Xu 徐 , huruf U nya sebenarnya double i / ü. Hanya saja pinyin tidak membedakan penulisan ü dan u demi kepraktisan dalam menggunakan keyboard. Aturan dalam pinyin adalah bila konsonan di depan volkal U adalah Q, X, Y maka sudah pasti U tersebut dibaca sebagai double i alias ü
Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
MISTERI HURUF X.. Kemarin muncul "Maextro". Hari ini "XCMG". Huruf yang mencolok tetap sama: X. Padahal sehari-hari mereka menulis dengan aksara Mandarin yang rumit. Ribuan karakter. Bukan alfabet. Tapi ketika masuk ke dunia industri global, tiba-tiba muncul huruf Latin. Bahkan langsung lompat ke huruf paling misterius: X. Huruf X memang punya aura khusus. 1). Dalam matematika ia berarti sesuatu yang belum diketahui. 2). Dalam sains ia sering dipakai untuk eksperimen. 3). Dalam bisnis modern, X terdengar futuristik. Agak rahasia. Sedikit berbau teknologi tinggi. Tidak heran banyak perusahaan menyukainya. Tiongkok tampaknya paham psikologi global itu. Nama boleh lahir dari kota di pedalaman seperti Xuzhou. Tapi ketika dipaketkan ke dunia, tampilannya harus terasa internasional. Maka lahirlah singkatan seperti XCMG. Pendek. Tegas. Mudah diingat. Seperti kode roket. Lucunya, di balik huruf yang terasa modern itu, akarnya tetap tradisional. Dari pabrik cangkul. Dari kota yang dulu tidak dikenal dunia. Jadi mungkin huruf X di sini juga bisa dibaca lain: tanda silang antara masa lalu dan masa depan. Tempat cangkul bertemu robot. Tempat desa bertemu industri global. Rupanya satu huruf saja bisa membawa cerita sejauh itu.
Warok Ponorogo
Nama pabrik alsintan di Mlilir itu Zaaga. Lokasi di desa Mlilir kecamatan Dolopo kabupaten Madiun. Koreksi abah, lokasinya. Pemilik pabrik tersebut, Agus Imron dari background orang tuanya merupakan pengusaha sukses untuk lingkup madiun era 80an. Dari armada transportasi logistik, penggilingan padi dan perdagangan hasil bumi. Benarlah yang dikatakan abah, dna pengusaha sudah mengalir di Agus Imron karena lingkungan dan keturunan. Kalau sekedar di php sama bekas orang RI 1 dan tidak ada kelanjutannya mending cepat bangkit. Untuk informasi saja abah, pabrik zaaga bangunan fisiknya masih ada cuma tidak beroperasi, alsintan yg sudah jadi dan tidak jadi dibeli biar nggak rugi besar disewakan ke petani. Hari gini jangan percaya janji, apalagi dari politisi. Banyak janji minim bukti.
Kujang Amburadul
Anda belum jadi warganegara sejati, kalau belum pernah ditipu oleh politisi.
Heiruddin Arafah
Sepertinya pak manajer tahu situasi, jadi hanya nawari. Agar yg ditawari bisa nolak jika tdk mampu. Jadi nolak tanpa merasa hancur harga diri. Tapi ternyata abah justru senyum kecil campur sombong sedikit sambi manjat
siti asiyah
Gajah bengkak, menginjak banteng tua yang sudah ringkih. Diera 80 - 90 an ini bisa jadi kode buntut, diotak atik jadi angka togel. Pergi ke warung untuk beli togel. Semaleman resah. Nunggu dinihari lewat. Otak atik kodenya tembus ( jadi kenyataan ) atau ngeslong.
djokoLodang
-o-- Tiga narapidana sedang dalam perjalanan ke penjara. Mereka masing-masing diizinkan membawa satu barang untuk membantu mengisi waktu selama dipenjara. Di dalam bus, seorang di antaranya menoleh ke yang lain dan berkata, "Jadi, apa yang kau bawa?" Narapidana kedua mengeluarkan sekotak cat dan menyatakan bahwa ia bermaksud melukis apa pun yang bisa ia lukis. Kemudian ia bertanya kepada yang pertama, "Apa yang kau bawa?" Narapidana pertama mengeluarkan setumpuk kartu dan berkata, "Aku membawa kartu. Aku bisa bermain poker, solitaire, remi, dan berbagai permainan lainnya." Narapidana ketiga duduk dengan tenang di pojok, tersenyum sendiri. Dua orang lainnya memperhatikan dan bertanya, "Kenapa kau begitu sombong? Apa yang kau bawa?" Pria itu mengeluarkan sekotak tampon, "Aku membawa ini." Dua orang temannya bingung dan bertanya, "Apa yang bisa kau lakukan dengan itu?" Sambil tersenyum lebar, ia mengetuk kotak itu dan membaca labelnya penuh percaya diri. "Nah, menurut ini, aku bisa menunggang kuda, berenang, dan bermain sepatu roda." --0-
Milyarder Setia
Namanya Agus Zamroni, PT Mitra Maharta Madiun, Mlilir , Dolopo , Madiun. Nama produknya ZAAGA. Pernah mendapat janji pesanan dari Pak Jokowi sebanyak 1000 unit. (Hanya janji di mulut. Belum tahap pesanan bersurat). Tapi hanya diambil/dibayar 81 unit. Kini alat pertanian yang sudah diproduksi sebanyak 400 buah mangkrak, masih menanggung beban utang 60M. Menurut pengakuan Agus Zamroni. Entah kenapa gak jadi, kata orang sih "itu kan Jokowi hanya janji di mulut. Kebutuhan hanya sekitar 80an itu" ada pula rumor, harganya terlalu mahal, dibanding produk China. Begitulah kadang kalo penggede ngomong, rakyat percaya, ambil kredit, ternyata zonk. Rugi. Dan masih menderita hingga kini. Bangkit Pak Agus Zamroni, ZAAGA maju
djokoLodang
-o-- ... Saya cemburu XCMG di Xuzhou. Fisik saya di sana, hati saya di Mlilir. ... *) Mlilir. Kok jadi ingat nama satu tempat di pinggiran kota Solo, di tepian Bengawan Solo. Silir. --0-
djokoLodang
-o-- ... Pabrik hebat yang saya kunjungi ini dulunya hanya pembuat cangkul. Alat pertanian sederhana. Kini pabrik itu menjadi produsen alat berat terbesar di dunia: mengalahkan Caterpillar-nya Amerika maupun Komatsu-nya Jepang. ... *) Lah, kok mirip. Pabrik hebat yang lokasinya di pusat kota --di mana aku bermukim sekarang-- dulunya memproduksi pesawat terbang. Itu sebelum aku pindah ke sini. Sekarang? Membuat peralatan masak sederhana. Panci. Yaah, masih tetap hebat, setidaknya bagi saya. Walau pun sudah tidak membuat pesawat terbang lagi. --0-
Jokosp Sp
Ada yang salah kunjungan Abah ke pabrik alat berat XCMG. Salahnya di mana?. Salahnya satu, tidak ngajak gratis saya. La kok?. Saya ini minimal 32 tahun kerja ada di lingkungan alat-alat berat. Separuh umur, bahkan lebih ada di situ. Dari buldozer, excavator, dump truck, whelloader, welloader dozer, grader, compactor, drilling machine, forklif, cran truck, super cran, prime mover, power genset, engine, pump multiflow dan lainnya jadi spesial support untuk semua componen dan spare partnya. Minimal harusnya diajak biar bisa menjelaskan ini itu apa, apa fungsinya, dan bagaimana cara kerjanya. Raja super cran memang kita lihat sudah berubah dari Tadano Jepang ke XCMG China. Untuk Dump Truck dan Excaxotor sepertinya masih dipegang Komatsu Jepang dan Caterpiler Amrik. Tapi sebentar lagi dengan kekuatan ekonominya, maka XCMG China yakin bisa menyalip dua pesaingnya itu.
Hasyim Muhammad Abdul Haq
Dalam hal banyak hal, Tiongkok sudah menyaingi produk Jerman dan Jepang. Mobil sudah. Alat berat juga sudah. Dan masih banyak produk lainnya. Tapi, ada yang belum. Yaitu mesin cetak offset. Mesin cetak offset yang ada di pasaran (Indonesia), masih didominasi Heidelberg dari Jerman, serta Komori dan Sakurai dari Jepang. Mesin dari Tiongkok ada, tapi kualitasnya jauh di bawah yang Jerman dan Jepang. Percetakan kecil seperti punya saya, bisa dikatakan nggak mungkin mampu beli mesin cetak offset baru gres dari showroom. Kami belinya selalu bekas. Tinggal kita pilih mau bekasnya percetakan lokal atau bekasnya percetakan di luar negeri. Beli bekasnya percetakan di luar negeri, itu sudah hebat karena pasti lebih mahal daripada bekasnya percetakan lokal. Saya punya teman yang percetakannya 3 kali lipat percetakan saya. Mesin cetaknya semua merek Heidelberg, tapi tahunnya di bawah 1990 semua. Semuanya tua. Dan semua masih jalan dengan baik. Poinnya, mesin cetak buatan Jerman dan Jepang itu SANGAT AWET SEKALI. Benar ada kerusakan, tapi semua bisa diperbaiki jadi seperti baru lagi. Sedangkan mesin cetak Tiongkok, seringkali tidak awet. Bekasnya tidak laku karena kondisinya sulit dikembalikan menjadi normal kembali. Tapi mungkin saja sekarang sudah ada mesin cetak Tiongkok yang bagus tapi saya belum tahu. Mungkin nanti kalau ditawarin Abah berkunjung ke pabrik mesin cetak di Tiongkok, saya akan menjawab: mauuu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber:
Komentar: 74
Silahkan login untuk berkomentar