Anton Sanjoyo Soroti Rangkap Jabatan Erick Thohir: Sinergi atau Benturan Kepentingan?

Minggu 23-11-2025,11:04 WIB
Reporter : Risto Risanto
Editor : Risto Risanto

JAKARTA, DISWAY.ID - Pengamat sepak bola nasional, Anton Sanjoyo memberikan pandangannya terkait rangkap jabatan Erick Thohir yang saat ini menduduki dua posisi strategis sekaligus: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) serta Ketua Umum PSSI.

Menurut Anton Sanjoyo, dua peran penting tersebut tidak hanya memengaruhi arah kebijakan olahraga, tetapi juga masa depan sepak bola Indonesia.

Anton Sanjoyo mengakui bahwa pada awal masa kepemimpinan Erick Thohir, ia sempat meragukan komitmen mantan Presiden Inter Milan itu dalam membenahi sepak bola Tanah Air.

Ia menilai penunjukan Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI pada saat itu lebih condong ke kepentingan politik menjelang Pemilihan Presiden.

BACA JUGA:Timur Kapadze Muncul di Jakarta: Sinyal Kuat Pegang Posisi Pelatih Timnas Indonesia?

“Pada waktu itu, saya melihat jabatan Pak Erick di PSSI seperti strategi istana untuk menyiapkan beliau menuju posisi RI 2. Saya meminta alasan yang bisa membuat kami yakin bahwa beliau benar-benar ingin membangun sepak bola,” ujar Anton Sanjoyo, dikutip dari kanal YouTube Mencintai Indonesia.

Akan tetapi pandangannya berubah setelah dua tahun berjalan Erick Thohir.

Anton Sanjoyo menyebut kini ia melihat keseriusan Erick Thohir karena tidak terjun dalam bursa Pilpres, melainkan memilih fokus pada pembenahan sepak bola Indonesia.

“Setelah dua tahun berjalan, saya akhirnya percaya bahwa Pak Erick Thohir sungguh-sungguh mau memperbaiki sepak bola, karena beliau tidak maju dalam Pilpres,” tegas Anton.

BACA JUGA:PSSI Bakal Wawancarai Lima Calon Pelatih Timnas Indonesia

Pendapat Anton kemudian memunculkan diskusi baru: apakah rangkap jabatan Erick Thohir akan menghasilkan sinergi positif bagi olahraga nasional, atau justru membuka potensi benturan kepentingan?.

Banyak pihak kini menunggu bagaimana dua posisi strategis tersebut akan dijalankan dan sejauh mana dampaknya bagi kemajuan sepak bola Indonesia.

Meski begitu, Anton Sanjoyo mengungkap bahwa respons Erick Thohit sempat membuatnya terkejut.

Menurutnya, Erick Thohir memberi sinyal bahwa peluang politik di masa depan masih terbuka, termasuk pada tahun 2029.

BACA JUGA:Sumardji Akui Calon Pelatih Timnas Masih Terikat Kontrak, PSSI Pilih Tutup Rapat Identitas

Kategori :