Lenacapavir: Suntikan Dua Kali Setahun yang Jadi Harapan Baru Indonesia Bebas AIDS 2030

Selasa 02-12-2025,19:56 WIB
Reporter : M. Ichsan
Editor : M. Ichsan

JAKARTA, DISWAY.ID-- Dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia yang jatuh setiap tanggal 1 Desember, Universitas Esa Unggul melalui akademisi dan pakar Mikrobiologi, Prof. Maksum Radji memberikan pandangan dan informasi ilmiah terkini terkait perkembangan penanganan HIV/AIDS di dunia dan Indonesia. 

Peringatan Hari AIDS Sedunia tahun ini mengangkat tema global “Overcoming Disruption, Transforming the AIDS Response” dan tema nasional “Bersama Hadapi Perubahan, Jaga Keberlanjutan Layanan HIV.”

BACA JUGA:SELAMAT! Akun Kamu Berkesempatan Dikirim Saldo DANA Gratis Rp256.000 Spesial Desember 2025, Begini Cara Klaimnya

BACA JUGA:2.511 Personel Gabungan Amankan Reuni Akbar 212 di Monas, Kapolres Jakpus: Tidak Dibekali Senjata Api

Hari AIDS Sedunia telah diperingati selama 37 tahun sejak pertama kali dideklarasikan pada tahun 1988 oleh Dr. Jonathan Mann, Direktur Program AIDS WHO, sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran global, menekan stigma, serta memperkuat upaya pencegahan dan pengobatan HIV.

Situasi HIV/AIDS Global dan Indonesia

Data UNAIDS terbaru (November 2025) menunjukkan bahwa epidemi HIV masih menjadi tantangan global.

Secara global tercatat:

• 40,8 juta orang hidup dengan HIV

• 1,3 juta infeksi baru sepanjang 2024

• 9,2 juta orang belum memiliki akses pengobatan

Sementara di Indonesia, Kementerian Kesehatan mencatat:

BACA JUGA:Kementan–Starbucks Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Mutu Kopi RI dan Daya Saing Petani

BACA JUGA:Koster Lantik Wesnawa Punia jadi Kadisdikpora, Akselerasi Program ‘1 Keluarga 1 Sarjana’

• 564.000 orang hidup dengan HIV/AIDS (perkiraan 2025)

Kategori :