JAKARTA, DISWAY.ID - Persib Bandung tengah berada dalam momentum penting, baik di level Asia maupun di bursa transfer.
Di tengah isu kedatangan sejumlah pemain diaspora seperti Joey Pelupessy dan Maarten Paes, Maung Bandung kini bersiap menghadapi babak gugur (knockout stage) AFC Champions League Two (ACL 2).
Keberhasilan Persib elangkah ke babak 16 besar ACL 2 menjadi bukti nyata perubahan pendekatan klub, terhadap kompetisi Asia.
BACA JUGA:Haaland, Yamal dan Messi: Duel Sengit Ballon d’Or 2026 Dimulai!
Berbeda dengan musim-musim sebelumnya, Persib kali ini tampil dengan persiapan matang, skuad tebal, dan keseriusan yang jelas.
Investasi besar dalam perekrutan pemain membuat Persib bahkan disebut memiliki “dua tim” dengan kualitas yang relatif seimbang.
Keseriusan itu berbuah manis.
"Persib tampil dominan di fase grup dan keluar sebagai juara grup, memastikan tiket ke fase gugur, sebuah pencapaian yang terakhir kali dirasakan klub asal Jawa Barat ini lebih dari satu dekade lalu," kata pengamat sepak bola Tanah Air, Haris Pardede yang akrab dipanggil Bung Harpa di Channel YouTubenya, Jumat, 26 Desember 2025.
Drawing ACL 2: Menentukan Jalan Maung Bandung
BACA JUGA:John Herdman Dikontrak 2+2 Tahun Besut Timnas Indonesia, Tiba di Jakarta Usai Libur Tahun Baru
BACA JUGA:7 Bulan Mengubah Segalanya: Liverpool Terpuruk, Arne Slot dalam Tekanan
Persib kini tinggal menunggu siapa lawan yang akan mereka hadapi di babak 16 besar.
Undian resmi (drawing) knockout stage ACL 2 akan digelar oleh AFC di AFC House, Kuala Lumpur, pada Selasa, 30 Desember, pukul 15.00 waktu setempat atau 14.00 WIB.
Sebagai juara grup, Persib berpeluang memainkan leg kedua di kandang, sebuah keuntungan penting dalam fase gugur.
Adapun calon lawan yang berpotensi dihadapi bukanlah tim sembarangan.