Disusul tangga 29 Desember (70 persen), serta 30 dan 31 Desember 2025 (masing-masing 68 persen).
Sementara itu, okupansi penumpang KA pada awal Januari 2026 masih berada pada kisaran 40–53 persen.
“Kami mengimbau pelanggan untuk mengalokasikan waktu kedatangannya ke stasiun dengan baik agar tidak tertinggal kereta, memeriksa kembali jadwal dan identitas perjalanan, serta memanfaatkan fasilitas boarding face recognition agar proses naik kereta lebih cepat dan nyaman,” tutup Franoto.