Setiap tim yang lolos ke fase ini merupakan tim terbaik dari grup masing-masing, sehingga tidak ada lawan yang bisa dianggap ringan.
BACA JUGA: Persib Bandung vs Ratchaburi FC di Babak 16 Besar ACL 2 2025/26
BACA JUGA: Gulung Bhayangkara 3-0, Persija Tempel Ketat Persib dan Borneo di Klasemen Super League
Selain target prestasi, melangkah jauh di kompetisi Asia juga berdampak pada peningkatan peringkat liga, eksposur internasional, hingga potensi pemasukan klub.
Persib sendiri dinilai memiliki peluang untuk melangkah jauh, bahkan hingga semifinal, dengan catatan mampu menjaga konsistensi performa dan terhindar dari badai cedera.
Namun, untuk mewujudkan hal tersebut, rotasi dan kedalaman skuad menjadi faktor krusial.
Persib Wajib Tambah Pemain
Menghadapi padatnya jadwal dan kerasnya fase knockout, Persib dinilai perlu melakukan penambahan pemain pada bursa transfer Januari.
BACA JUGA: Gianni Infantino Isyaratkan Perubahan Aturan Offside Jelang Piala Dunia 2026
“Skuad saat ini dianggap belum cukup ideal untuk bersaing di level ACL 2 tanpa kualitas tambahan,” kata Binder Singh.
Beberapa sektor yang dinilai membutuhkan penguatan diantaranya, penjaga gawang, khususnya yang mampu mendukung build-up permainan dari belakang, lini pertahanan, terutama jika isu kepergian salah satu bek inti benar terjadi.
Lini tengah, guna menambah kekuatan pressing dan keseimbangan permainan serta Lini depan, untuk meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir yang masih menjadi catatan.
Statistik menunjukkan Persib mampu menciptakan banyak peluang, namun rasio konversi gol masih belum maksimal.
Di level Asia, efektivitas menjadi pembeda utama.
BACA JUGA:Terima Kasih TVRI, Siaran Piala Dunia 2026 Bisa Ditonton Gratis dan Gak Ribet!