Gianni Infantino Isyaratkan Perubahan Aturan Offside Jelang Piala Dunia 2026
FIFA Uji Aturan Baru dan Pertimbangkan Offside Baru-Chiraphat Phaungmala-Pixabay
JAKARTA, DISWAY.ID - Presiden FIFA, Gianni Infantino telah lama menjadi sosok di balik berbagai perubahan besar dalam aturan sepak bola—olahraga yang dikenal cenderung enggan berubah, baik dari sisi permainan maupun perwasitan.
Menjelang Piala Dunia 2026 yang tinggal beberapa bulan lagi, presiden FIFA itu kembali memberi sinyal adanya potensi penyesuaian aturan.
Salah satunya adalah wacana perubahan aturan offside, gagasan yang sejak lama didorong oleh Arsene Wenger.
Sepanjang 2025, FIFA menjadikan sejumlah turnamen sebagai ajang uji coba inovasi.
Di antaranya penggunaan 'kartu hijau' untuk meminta peninjauan VAR di Piala Dunia U-20 dan Piala Arab, pemakaian kamera tubuh pada wasit di Piala Dunia Klub FIFA, serta penerapan aturan delapan detik bagi penjaga gawang.
Sebagian kebijakan sudah diterapkan penuh, sementara yang lain masih dalam tahap percobaan.
Meski begitu, semuanya memberikan bahan evaluasi berharga menjelang turnamen 2026.
Dalam KTT Olahraga Dunia perdana di Dubai, Infantino juga menyoroti perkembangan perwasitan dalam beberapa tahun terakhir.
"Kami memperkenalkan VAR untuk membuat sepak bola lebih adil, memberi wasit kesempatan memperbaiki kesalahan yang bisa disaksikan jutaan orang, baik di rumah maupun di stadion,” ujarnya.
"Teknologi VAR terus kami kembangkan agar wasit dapat mengambil keputusan yang semakin akurat," tambahnya.
Dengan tujuan membuat permainan lebih ofensif dan menarik, Infantino mengakui bahwa aturan offside juga perlu ditinjau ulang.
Saat ini, penyerang dianggap offside jika posisinya sejajar atau berada di depan bek terakhir.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: