KERAS! Alasan PSSI 'Haramkan' Nova Arianto Jadi Tangan Kanan John Herdman

Jumat 09-01-2026,05:50 WIB
Reporter : Khomsurijal W
Editor : Khomsurijal W

JAKARTA, DISWAY.ID– Elite Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memberikan sinyal keras terkait kepelatihan Timnas Indonesia.

Termasuk, menjawab teka-teki mengenai siapa yang akan mendampingi John Herdman tersebut.

Nama Nova Arianto, yang selama ini digadang-gadang akan naik kelas, justru dipastikan absen dari jajaran staf pelatih eks juru taktik Timnas Kanada tersebut.

BACA JUGA:PSSI Beri Kebebasan Penuh John Herdman Tentukan Sendiri Asisten Timnas

Keputusan ini dikonfirmasi langsung oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji.

Meski John Herdman resmi menjabat sebagai pengganti Patrick Kluivert, sinergi antara Herdman dan Nova Arianto yang dinantikan publik dipastikan tidak akan terwujud.

Alasan utama di balik keputusan Nova tak bakalan jadi tangan kanan Herdman ini bukanlah karena ketidaksukaan atau penurunan performa.

Sebaliknya, PSSI justru memberikan kepercayaan yang jauh lebih besar kepada Nova Arianto.

PSSI secara resmi memplot Nova untuk fokus total menangani Timnas Indonesia U-20.

Mengingat agenda internasional level muda yang sangat padat sepanjang tahun 2026, PSSI tidak ingin adanya pembagian konsentrasi atau "jabatan rangkap" seperti yang lazim terjadi di era Shin Tae-yong dulu.

BACA JUGA:John Herdman Gairah Resmi Nahkodai Garuda: Indonesia Mirip Kanada, Talenta Sudah Ada!

"Nova sudah kami plotkan jadi pelatih Timnas Indonesia U-20. Dia punya tanggung jawab yang cukup besar, agendanya banyak, sehingga dia lebih fokus ke sana," tegas Sumardji kepada media.

Dengan dicoretnya nama Nova dari daftar asisten senior, muncul spekulasi mengenai siapa sosok lokal yang akan menyerap ilmu dari John Herdman.

Pelatih yang sukses membawa Kanada ke Piala Dunia 2022 ini kabarnya membawa gerbong asisten asing pilihannya sendiri untuk memastikan transisi taktik berjalan cepat.

Meski demikian, PSSI tetap membuka slot bagi 1 hingga 3 pelatih lokal untuk magang dan mendampingi Herdman. Langkah ini diambil sebagai bagian dari program transfer ilmu agar pelatih nasional memiliki standar internasional.

Kategori :