AISI Buka Data Pasar Sepeda Motor 2025, Proyeksi 2026 Jadi Perhatian

Jumat 09-01-2026,20:31 WIB
Reporter : M. Ichsan
Editor : M. Ichsan

JAKARTA, DISWAY.ID-- Mengawali tahun 2026, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menyampaikan realisasi penjualan sepeda motor di pasar domestik sepanjang tahun 2025 yang ditutup dengan angka 6.412.769 unit. 

Pencapaian ini tumbuh 1,3% dibandingkan dengan periode Januari-Desember tahun sebelumnya.

BACA JUGA:Menko Yusril: Pilkada Melalui DPRD Masih Konstitusional

BACA JUGA:Menkum Ogah Tanggapi Kasus Eks Menag Yaqut di KPK: Kurang Etis Jika Saya Komentari

Pertumbuhan di tengah pelemahan daya beli di tahun lalu ini menunjukkan bahwa sepeda motor masih menjadi alat transportasi produktif paling efisien dan efektif yang dibutuhkan masyarakat. 

Ketua Bidang Komersial AISI Sigit Kumala menjelaskan kondisi pasar sepeda motor domestik yang relatif stabil pada tahun lalu tidak dapat dipisahkan dari keberhasilan pelaku industri memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap alat transportasi yang efisien dan efektif untuk menunjang kegiatan sehari-hari mereka. 

Di awal tahun lalu, asosiasi memproyeksikan penjualan sepeda motor domestik akan berada di kisaran angka 6,4 juta unit hingga 6,7 juta unit, dan akhirnya tahun 2025 ini ditutup di angka 6.412.769 unit.

BACA JUGA:Resmi: Manchester City Datangkan Antoine Semenyo dari Bournemouth, Ini Alasan 'Penerus Beckham' Pilih The Citizens

BACA JUGA:Tahun Baru, Motor Baru, Wahana Honda Tawarkan Promo Menarik untuk Kamu!

”Rata-rata per bulan penjualan sepeda motor domestik di angka 535.000 unit. Ini menggambarkan sepeda motor memang sangat dibutuhkan karena efisien dan efektif dipakai untuk memenuhi kebutuhan ekonomi maupun untuk leisure dan gaya hidup masyarakat kita. Kami berharap pertumbuhan ini akan berlanjut tahun ini sehingga industri sepeda motor dapat terus berkontribusi menggerakkan ekonomi tahun ini,” ujar Sigit.

Berdasarkan data AISI, segmen skutik masih mendominasi permintaan sepeda motor baru di pasar domestik pada tahun lalu dengan kontribusi 91,7%. 

Sisanya 4,46% berasal dari jenis motor underbone, 3,51% tipe sport dan kontribusi sepeda motor listrik masih di bawah 1%.

BACA JUGA:Presiden Prabowo Beri 3 Mandat Khusus ke Kemensos, Data Akurat Jadi Kunci Bansos!

BACA JUGA:Djony Bunarto Tjondro: Astra Kembali Salurkan Bantuan Tenda Darurat, Air Bersih hingga Ambulans, Dukung Penanganan Pascabencana di Sumatra

Sigit mengungkapkan dukungan industri pembiayaan juga memiliki peran penting terhadap stabilitas pasar sepeda motor tahun lalu. 

Kategori :