Aplikasi Bantu Cari Hadirkan Solusi Pencarian Berbasis Solidaritas

Sabtu 10-01-2026,12:31 WIB
Reporter : Risto Risanto
Editor : Risto Risanto

JAKARTA, DISWAY.ID - Semangat gotong royong yang selama ini melekat dalam kehidupan masyarakat Indonesia kini beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Nilai kebersamaan tersebut tak lagi hanya diwujudkan melalui interaksi langsung, tetapi juga melalui pemanfaatan teknologi digital.

Salah satu inovasi yang mengusung konsep tersebut adalah Aplikasi Bantu Cari, sebuah platform digital karya anak bangsa yang dirancang untuk membantu pencarian barang hilang, hewan peliharaan, hingga orang yang belum ditemukan.

Aplikasi ini mengandalkan partisipasi banyak pengguna dalam satu ekosistem kolaboratif berbasis solidaritas sosial.

BACA JUGA:7 Aplikasi Chart Crypto dengan Fitur Terlengkap

CEO Aplikasi Bantu Cari, Muhammad Arbani, menyampaikan bahwa kehadiran platform ini lahir dari keinginan untuk menghidupkan kembali nilai gotong royong dalam format yang relevan dengan era digital.

“Bantu Cari dibangun bukan semata-mata sebagai layanan berbasis keuntungan, tetapi sebagai wadah saling membantu. Ini adalah inovasi 100 persen karya anak bangsa yang mengajak masyarakat berkolaborasi. Pengguna juga dapat memberikan imbalan sebagai bentuk apresiasi atas bantuan yang diberikan,” ujar Arbani.

Dorong Kepedulian Lewat Fitur Interaktif

Untuk meningkatkan keterlibatan pengguna, Bantu Cari dilengkapi sejumlah fitur yang dirancang mendorong partisipasi aktif. Salah satunya adalah fitur peringkat atau rank, yang memberikan penilaian terhadap kontribusi pengguna dalam membantu proses pencarian.

Menurut Arbani, fitur tersebut bukan sekadar elemen gamifikasi, melainkan sarana untuk menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial di ruang digital.

“Dengan adanya sistem peringkat, pengguna terdorong untuk lebih aktif membantu sesama. Kami ingin membangun budaya saling peduli, bukan hanya sekadar menggunakan aplikasi,” jelasnya.

Ekosistem Digital Jadi Modal Utama

Arbani menilai perkembangan ekosistem digital di Indonesia menjadi faktor penting yang mendukung kehadiran Bantu Cari. Tingginya tingkat kepemilikan smartphone di masyarakat dinilai mampu mempercepat penyebaran informasi dan kolaborasi antarpengguna.

“Hampir semua orang kini memiliki ponsel pintar. Ini menjadi kekuatan utama dalam membangun jejaring gotong royong digital, karena komunikasi dan koordinasi bisa dilakukan dengan cepat,” katanya.

Siap Berkolaborasi Lintas Sektor

Tak hanya fokus pada pengembangan fitur, Bantu Cari juga menyiapkan langkah strategis dengan menjalin kerja sama lintas sektor. Ke depan, aplikasi ini berencana berkolaborasi dengan berbagai pihak, seperti kepolisian, rumah sakit, shelter hewan, hingga komunitas relawan

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat proses pencarian serta meningkatkan tingkat keberhasilan dalam menemukan barang, hewan, maupun orang yang hilang.

“Dengan melibatkan banyak pihak, proses pencarian bisa berjalan lebih efektif dan terkoordinasi,” ungkap Arbani.

Kategori :