Karena itu, Piala AFF kemungkinan besar akan lebih mengandalkan kekuatan pemain lokal.
Sementara itu, terkait Piala Asia 2027, target menembus delapan besar yang sempat digaungkan PSSI kembali menjadi perbincangan.
BACA JUGA:Nasib Manuel Ugarte di Ujung Tanduk, Media Turki Sebut Transfernya Tinggal Menunggu Waktu
BACA JUGA:Masa Depan Enzo Fernandez di Chelsea Kian Jelas Usai Langkah Mengejutkan Real Madrid
Publik membandingkannya dengan pencapaian era Shin Tae-yong yang berhasil membawa Indonesia lolos ke babak 16 besar.
Tantangannya kini adalah apakah Herdman mampu membawa Timnas melangkah lebih jauh di level Asia.
Pada fase awal kepemimpinannya, John Herdman menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh pemain, baik diaspora maupun lokal.
Ia mengakui masih perlu mengenal lebih dalam pemain lokal, terlebih persaingan di Liga 1 musim ini sangat ketat.
Tidak menutup kemungkinan akan muncul nama-nama baru yang selama ini belum banyak mendapat perhatian.
BACA JUGA:Jadwal Lengkap Semifinal AFCON 2025: Senegal vs Mesir dan Nigeria vs Maroko
Komitmen Herdman terhadap Timnas Indonesia juga terlihat dari keputusan pribadinya.
Ia menyatakan akan menetap di Indonesia bersama keluarga dan siap beradaptasi dengan lingkungan serta budaya setempat.
Pengalaman melatih di Kanada dan Selandia Baru menjadi bekal penting baginya, mengingat kedua negara tersebut memiliki keragaman budaya yang tinggi.
Menurut Herdman, pengalaman itu membantunya menyatukan pemain dari berbagai latar belakang, sesuatu yang sangat relevan dengan komposisi Timnas Indonesia saat ini.
Pernyataan paling mencuri perhatian adalah keberaniannya menyebut target lolos ke Piala Dunia.