Marc Marquez Bongkar Kesepakatan Rahasia dengan Alex Marquez di MotoGP 2025

Rabu 14-01-2026,13:58 WIB
Reporter : Dimas Chandra Permana
Editor : Dimas Chandra Permana

Dinamika pun terjadi. Ducati dibuat dilema dengan ancaman Marquez bahwa dia bisa pergi bergabung dengan pabrikan lain.

Di sisi lain Ducati dan Martin sudah punya kesepakatan, setelah juara MotoGP 2024, ia akan menjadi rider pabrikan.

Ducati juga punya tawaran menarik agar Marquez bergabung dengan tim satelitnya, Pramac Racing.

Keegoisan sebagai pembalap besar, Marquez pun menolaknya.

"Masa depan tidak ada yang tahu. Prioritas saya adalah tim pabrikan, bukan yang lainnya," ujar Marquez di akhir musim 2023.

Marquez mengatakan bahwa dia masih punya hasrat untuk meraih kemenangan paling prestius.

"Saya masih punya bakat, kemampuan untuk meraih kemenangan itu yang saya inginkan. Tidak ada yang berubah, saya ingin bersenang-senang lagi," tambahnya.

Ambisi terbesarnya Marquez ingin kembali meraih gelar juara dunia agar bisa menyamai rekor milik Valentino Rossi.

Tak disangka, di musim perdananya dengan pabrikan Ducati --secara tidak langsung ancaman serius bagi Bagnaia-- dia tampil seperti musim 2019.

Balapan demi balapan dia menangi. Terbukti dari 11 kemenangan di antaranya 6 balapan menang berturut-turut.

Kemudian 14 kemenangan di sprint race, rekor pertama kalinya di MotoGP. Dia melewati rekor milik Jorge Martin yang mengantongi 11 kemenangan.

Perjalanan panjang Marquez terhenti di Indonesia. Meski sudah memastikan juara dunia MotoGP di Jepang, dia akhirnya absen hingga akhir musim.

Penyebabnya karena dia mengalami kecelakaan paling fatal di Mandalika, yang membuat tulang lengan kanannya harus kembali dioperasi.

Setelah itu, Marquez dinobatkan sebagai jawara baru MotoGP 2025, setelah enam musim tanpa meraih satu pun gelar.

Kategori :