“Tetapi tahun ini kami memutuskan untuk kembali ke warna hitam. Kami mempertahankan warna kuning, yang merupakan warna khas kami, dan kembali ke skema warna klasik kami dengan warna hitam. Sekarang, motor ini juga harus cepat,” tukasnya.
Sementara itu, Sigit Pranowo selaku Direktur Utama Pelumas Pertamina mengatakan, kolaborasi antara Pertamina Enduro dan VR46 Racing Team terus berkembang menjadi kemitraan yang semakin kuat dan bermakna.
“Kami memiliki nilai-nilai yang sama, performa, inovasi, dan ambisi global. Saat memasuki musim 2026, yang menandai fase baru bagi MotoGP dengan regulasi dan teknologi baru, Pertamina Lubricants berkomitmen untuk mendukung tim,” ungkap Sigit Pranowo.
“Melalui kemitraan ini, kami bertujuan tidak hanya untuk menjadi bagian dari evolusi MotoGP, tetapi juga untuk membantu membentuk masa depannya sekaligus membawa kebanggaan teknologi Indonesia ke panggung global,” tutupnya.