JAKARTA, DISWAY.ID - Imbas harga metal dan logam dunia diprediksi akan memengaruhi pergerakan saham Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Diketahui per Rabu 14 Januari lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup dengan menguat hingga pada level 9.032,58 (+0.94 persen). Diketahui, penguatan dipimpin oleh saham-saham sektor Consumer Cyclicals (+3.21 peraen) dan Infrastructures (+2.21 persen).
Menurut PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, sentimen positif tersebut sendiri disebabkan oleh naiknya harga komoditas logam dan metal dunia.
"Sentimen positif disebabkan oleh naiknya harga komoditas logam dan metal dunia, ditengah pelemahan Rupiah terhadap Dollar AS," ucap Priyambada.
BACA JUGA:IHSG Ditutup Melemah, Analis Ungkap Peranan Konflik AS-Iran
Di sisi lain, indeks utama bursa AS Bursa saham Wall Street justru malah ditutup mayoritas melemah.
Menurut PT Reliance Sekuritas Indonesia, sentimen negatif sendiri disebabkan oleh kekhawatiran atas usulan Presiden AS Donald Trump, atas rencananya untuk membatasi suku bunga kartu kredit.
"Menurut para eksekutif JPMorgan, keputusan tersebut dapat menekan konsumen dan merugikan keuntungan sektor keuangan," ungkap Priyambada.
BACA JUGA:Analis Ungkap Penyebab IHSG Anjlok di Atas 2 Persen, Pantau Pergerakan Saham Hari Ini
Dengan kondisi tersebut, PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk memproyeksikan bahwa IHSG pada perdagangan pada Kamis (15/01) ini akan bergerak di kisaran support pada level 8,971 dan resistance pada level 9,083, dengan kecenderungan menguat.
"Secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk white spinning top, masih di atas MA5 dan MA20, indikator MACD golden cross. Dengan demikian, kami proyeksikan hari ini IHSG akan mengalami penguatan," papar Priyambada.
BACA JUGA:Pergerakan Saham Banjir Sentimen Positif, IHSG Menguat
Rekomendasi Saham
Sementara itu, berikut adalah empat rekomendasi saham potensial rekomendasi para analis yang menarik untuk dipantau, yang terdiri dari:
Stock picks: BUMI, BBYB, INDF, WIIM
BUMI - Buy