Aplikasi yang nama awalnya Twitter ini diketahui memiliki pusat sebanyak 3 pusat data, di antaranya Sacramento, Atlanta, dan Portland.
BACA JUGA:Muncul ke Publik, Eggi Sudjana Beberkan Pertemuan di Solo: Demi Allah, Akhlak Jokowi Baik!
BACA JUGA:Segera Rampung! Progres Pembangunan Huntara di Aceh Timur Capai 97 Persen
Akan tetepi setelah dibeli oleh Musk, pusat data di Sacramento ditutuo oleh Elon dengan pertimbangan efisiensi yang diikuti oleh PHK besar-besaran.
Selain itu Elon juga meminimalisir pusat data di Atlanta yang terbukti memangkas pengeluaran untuk Google Cloud mencapai 1 miliar dolar AS.