FIFA Ingatkan Risiko Kebijakan Visa Donald Trump Jelang Piala Dunia 2026, Tiket Bukan Lagi Jaminan!

Minggu 18-01-2026,11:37 WIB
Reporter : Risto Risanto
Editor : Risto Risanto

JAKARTA, DISWAY.ID - Keputusan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump untuk memberlakukan larangan perjalanan terhadap puluhan negara menjelang Piala Dunia 2026 langsung memicu perhatian dunia.

Menyusul kebijakan tersebut, FIFA akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi untuk memberikan kejelasan kepada para penggemar sepak bola global.

Seperti diketahui, Piala Dunia FIFA 2026 akan digelar di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Namun, kebijakan imigrasi terbaru AS dinilai berpotensi menghambat kehadiran jutaan suporter internasional, terutama dari negara-negara yang terdampak pembatasan visa.

BACA JUGA:Diplomat PBB Ajak Boikot Piala Dunia 2026, Amerika Bukan Tempat yang Aman, Sistemnya Berbahaya

FIFA Tegaskan Tiket Tidak Menjamin Masuk Negara Tuan Rumah

Dalam pernyataan resminya, FIFA menegaskan bahwa kepemilikan tiket pertandingan Piala Dunia tidak otomatis menjamin izin masuk ke negara tuan rumah, khususnya Amerika Serikat.

“Tiket pertandingan tidak menjamin masuk ke negara tuan rumah. Para penggemar diwajibkan memeriksa secara mandiri persyaratan masuk ke Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat melalui situs resmi pemerintah masing-masing negara,” tulis FIFA.

FIFA juga mengingatkan bahwa proses pengurusan visa membutuhkan waktu, sehingga para calon penonton disarankan untuk mengajukan permohonan visa sedini mungkin guna menghindari kendala administratif menjelang turnamen.

Sebagai bentuk dukungan, FIFA mengungkapkan bahwa pemegang tiket Piala Dunia 2026 yang hendak bepergian ke Amerika Serikat nantinya berhak mengakses FIFA Priority Appointment Scheduling System (FIFA PASS), sebuah sistem janji temu prioritas visa yang dijadwalkan mulai tersedia dalam beberapa pekan ke depan.

BACA JUGA:Wow! Tiket Piala Dunia 2026 Tembus 500 Juta dalam Sebulan

Kebijakan Donald Trump Picu Kekhawatiran Global

Di sisi lain, pemerintahan Donald Trump menegaskan sikap tegasnya terhadap imigrasi.

Dalam pengumuman terbaru, pemerintah AS menangguhkan permohonan visa bagi warga dari total 75 negara untuk waktu yang tidak ditentukan. Kebijakan ini disebut berdampak pada hampir dua miliar orang di seluruh dunia.

Menteri Keamanan Dalam Negeri AS, Kristi Noem, bahkan menyampaikan pernyataan keras melalui media sosial X (dulu Twitter), yang semakin mempertegas arah kebijakan tersebut. Ia menyebut larangan perjalanan sebagai upaya melindungi keamanan nasional dan kepentingan warga Amerika Serikat.

Sejumlah Negara Berpotensi Gagal Hadir di Piala Dunia 2026

Akibat kebijakan ini, suporter dari Iran dan Haiti dipastikan tidak dapat menghadiri Piala Dunia di Amerika Serikat.

Sementara itu, penggemar dari negara-negara seperti Brasil, Kolombia, Mesir, Ghana, Maroko, Tunisia, Uruguay, Senegal, dan Pantai Gading terancam mengalami hambatan perjalanan akibat penangguhan atau pembatasan visa.

Kategori :