Dengan akses pembiayaan yang terjangkau dan pendampingan berkelanjutan, perempuan prasejahtera diharapkan mampu memperkuat ekonomi keluarga sekaligus berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah.
BACA JUGA:Berkat Klasterisasi PNM, Nasabah Merasa Didampingi dan Usaha Kian Bertumbuh
BACA JUGA:Saat Kinerja Dibalas Pengalaman Berharga, Bentuk PNM Menghargai Setiap Detik Perjuangan Karyawannya
Langkah ini sejalan dengan upaya Pemprov Maluku Utara dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat subsisten melalui pendekatan pemberdayaan.
Di wilayah kepulauan seperti Morotai hingga Weda, keberadaan layanan keuangan yang dekat dan terpercaya menjadi faktor penting untuk mendorong usaha kecil tumbuh dan bertahan.
Pembukaan empat unit Mekaar tersebut menjadi penanda bahwa pemberdayaan perempuan tidak berhenti di pusat-pusat ekonomi, tetapi terus bergerak hingga ke pulau-pulau terluar dimana harapan sering kali tumbuh dari usaha yang dijalankan dengan ketekunan dan keberanian.