Anda Menang

Anda Menang

ilustrasi akhir dari perang Israel-Amerika Serikat vs Iran.--

Selamat untuk Shahbaz Sharif, perdana menteri Pakistan: ia berhasil menjadi penengah antara Amerika Serikat dan Iran. Luar biasa hebat. Dua negara itu sepakat mengakhiri perang. Jumat lusa kesepakatan itu ditandatangani di Swiss.

"Israel tidak punya pilihan lain," komentar Presiden Donald Trump soal sikap pemimpin negara Yahudi, Benyamin Netanyahu.

Benyamin sendiri belum berkomentar. Diam. Tapi orang-orang dekatnya merasa tidak puas. Utamanya soal jaminan Iran tidak akan memproduksi senjata nuklir.

Israel tidak hanya khawatir soal senjata nuklir. Israel mulai mempersoalkan juga kemampuan Iran dalam memproduksi rudal jarak jauh.

Iran sendiri kelihatannya tidak keberatan menghentikan program senjata nuklir. Toh punya kemampuan lain yang tidak kalah ampuh: bisa menyerang Israel lewat rudal balistiknya. Dan itu sudah dibuktikan untuk membalas serangan Amerika-Israel akhir Desember lalu.

Bagaimana dengan tuntutan Iran agar Amerika membayar kerugian akibat kerusakan yang ditimbulkan oleh serangan AS dan Israel?

Kelihatannya ada jalan tengah: Amerika tidak perlu membayar tapi Iran bisa dapat uang besar. Uang itu sebenarnya milik Iran sendiri. Yakni uang hasil ekspor minyak mentah yang dibekukan di negara Barat. Jumlah keseluruhannya mencapai USD100 miliar, sekitar Rp 1.600 triliun. Namun cairnya bertahap. Gelombang pertama 25 persennya: sekitar USD25 miliar.

Yang Trump merasa menang adalah: Iran sepakat selat Hormuz dibuka blak. Seperti sedia kala. Pasok minyak mentah ke seluruh dunia akan kembali lancar.

Belum lagi kesepakatan itu ditandatangani pun harga minyak mentah sudah turun: jenis Brent tinggal USD83. Jenis West Texas tinggal USD80.

Ini juga kabar baik bagi Presiden Prabowo dan bagi Anda: siapa tahu harga Pertamax segera turun kembali.

Yang Iran merasa menang: sanksi minyaknya dilonggarkan. Dengan demikian Iran bisa segera cari tambahan uang dari meningkatnya ekspor minyak.

Berarti pokok-pokok perdamaian Trump tahun 2026 ini sebenarnya sama dengan kesepakatan yang telah ditandatangani tahun 2015 lalu. Hanya saja yang tanda tangan waktu itu Presiden Barack Obama –orang yang paling Trump benci sampai ke ubun-ubunnya.

Begitu terpilih Trump langsung batalkan perjanjian itu. Sampailah terjadi perang di Iran dan sekitarnya. Yang korbannya begitu banyak --melanda dunia, sampai pun ke pribadi Anda. Kalau ujung-ujungnya disepakati hal yang sama, lalu apalah arti keguncangan berat untuk seluruh umat manusia itu.

Berita damai ini membuat harga emas langsung naik lagi: tiga persen sepanjang hari Senin kemarin. Pun harga-harga saham. Kenaikan tertinggi dinikmati perusahaan Elon Musk: SpaceX. Naik lebih 20 persen. Ini semakin meneguhkan gelar Elon Musk sebagai orang pertama di jagad raya yang kekayaannya melewati satu triliun dolar.

Horeee! Harga Pertamax akan turun: mestinya.

Bupati Siak Dr Afni Zulkifli yang sedang berjuang mendapatkan dana bagi hasil yang jadi hak kabupaten itu dapat hiburan baru. Semoga segera cair.

Siak memproduksi minyak mentah termahal di dunia. Jenis Minas. Disebut juga jenis sweet. Mengalahkan harga jenis Brent. Produksi minyak Minas terbesar di Asia Tenggara. Harganya mahal karena kandungan sulfurnya terendah: sekitar 0,084%. Jauh lebih rendah dibanding Brent (0,37–0,40%).

Tapi jenis Brent-lah yang terbanyak di pasar dunia, utamanya di sekitar tahun 1970-1980. Saat itu baru ditemukan sumber minyak besar di Laut Utara (antara Inggris dan Norwegia). Shell, penemunya, biasa memberi nama sumur minyaknya dengan nama burung. Di sana ada satu jenis burung disebut Brent Goose. Maka lapangan minyak itu pun dinamakan Brent.

Sejak itu harga minyak dunia menggunakan patokan Brent. Jadi kalau Anda baca harga minyak berapa dolar, itu maksudnya harga jenis Brent. Jenis lainnya tinggal disesuaikan berdasar tinggi rendahnya kandungan sulfurnya. Kian tinggi sulfur kian sulit mengolahnya jadi BBM.

Jadi siapa yang menang di perdamaian Amerika-Iran ini? Pertama Shahbaz Sharif. Kedua: Anda. (Dahlan Iskan)

Komentar Pilihan Dahlan Iskan Edisi 15 Juni 2026: In Five

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

13 DETIK, ILMU KEPUTUSAN, DAN MATEMATIKA RISIKO.. Pertandingan Knicks melawan Spurs menarik bukan hanya karena dramanya. Tetapi karena memperlihatkan ilmu pengambilan keputusan. Fox menghadapi masalah probabilitas. Secara statistik, peluang layup dalam kondisi itu sangat tinggi. Secara logika, menambah dua angka akan memperlebar jarak. Keputusannya bukan keputusan buruk. Namun olahraga bukan ruang laboratorium. Ada variabel yang sulit dihitung. Kecepatan Anunoby. Sudut lari. Panjang jangkauan tangan. Semua faktor kecil itu mengubah hasil akhir. Dalam teori keputusan, pilihan terbaik bukan selalu menghasilkan hasil terbaik. Keputusan dinilai dari informasi yang tersedia saat itu, bukan hanya dari akibat akhirnya. Fox kalah bukan karena tidak memahami permainan. Ia kalah karena sistem kompleks selalu menyimpan unsur ketidakpastian. Begitu pula dalam bisnis, ekonomi, bahkan kebijakan publik. Model bisa dibuat. Data bisa dianalisis. Tetapi selalu ada "Anunoby" yang muncul dari luar perhitungan. Karena itu manusia membutuhkan dua hal: ilmu untuk membaca peluang, dan kerendahan hati untuk menerima kejutan. Di lapangan basket, 13 detik cukup mengubah sejarah. Di dunia nyata, kadang satu keputusan juga demikian.

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

FOX, ANUNOBY, DAN NASIB YANG SUKA BERCANDA.. Basket kadang lebih lucu daripada komedi. Yang satu sudah menyiapkan pidato kemenangan. Yang satu lagi datang membawa penghapus. Fox waktu itu mungkin sudah membayangkan namanya masuk berita. Layup masuk. Spurs menang. Semua orang memuji kecerdasannya. Tetapi basket punya selera humor sendiri. Tiba-tiba Anunoby muncul. Seperti petugas parkir yang datang tepat saat mobil mau kabur. Bola ditepis. Cerita berubah. Begitulah olahraga. Pemain menyerahkan skenario kepada strategi. Tetapi hasil akhir kadang ditulis oleh kejadian kecil. Fox sebenarnya tidak salah. Ia hanya lupa satu hal: di NBA, ring basket tidak pernah benar-benar kosong. Selalu ada kemungkinan seseorang datang dari belakang. Bahkan dari tempat yang menurut mata manusia sudah aman. Mungkin inilah pelajaran terbesar dari pertandingan itu. Jangan terlalu cepat merasa menang. Jangan terlalu cepat menyalahkan kalah. Karena dalam hidup, seperti dalam basket, kadang yang menentukan bukan siapa yang paling hebat. Tetapi siapa yang kebetulan berada di tempat yang tepat pada 13 detik yang tepat. Dan itulah Anunoby. Tukang parkir sejarah hari itu.

DeniK

Waktu sekolah kita wajib olahraga baik itu senam tiap pagi atau pas pelajaran penjaskes . Dan tujuan olahraga adalah agar badan sehat . Men sana in komporisano begitu kata pepatah luar . Seiring waktu olahraga yang tadinya buat badan sehat beralih fungsi jadi bisnis , ya. Bisnis hiburan .pertandingan di kemas sedemikian rupa agar menarik penonton . Semakin menarik penuh drama semakin mahal tiket nya .semakin di buru oleh penggemar . Sepak bola dalam negeri sudah mulai ikut trend ini . Contoh final liga 1 kemarin . Penentuan juara di tentukan oleh peluit wasit di pertandingan terakhir week ke 34. Bikin jantungan para supporter tapi memang itu tujuan bisnis olahraga . Yang masih hangat JAKIM di Jakarta kemarin di ikuti 48.000 pelari ! . Dengan harga tiket tidak murah dan mereka datang dari berbagai daerah di tanah air pun manca negara. Penerbangan panen, hotel panen . Pun starling ikut panen. Aaah sudah terlalu panjang memulis nya .

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

DULU, OLAHRAGA DAN KESEHATAN ADALAH SATU "MAPEL".. Tahun 70-an, di SMA, pelajaran Olahraga tidak berdiri sendiri. Ia digabung dengan Kesehatan. Guru yang sama mengajar dua dunia: bagaimana tubuh bergerak dan bagaimana tubuh dirawat. Kalau dipikir sekarang, keputusan itu sangat ilmiah. Olahraga tanpa pengetahuan kesehatan bisa melahirkan orang kuat tetapi kurang memahami tubuhnya sendiri. Sebaliknya, ilmu kesehatan tanpa aktivitas fisik hanya menjadi teori di buku. Saya termasuk yang merasakan manfaat sistem itu. Masa kecil saya kurang gizi. Kemampuan olahraga juga tidak bisa dibanggakan. Kalau hanya dinilai dari lari, lompat, atau senam, mungkin angka saya perlu diberi "oksigen tambahan". Untung ada materi kesehatan. Pemahaman tentang tubuh, kebersihan, gizi, dan kebiasaan hidup sehat ikut menyelamatkan nilai. Kini ilmu kedokteran modern semakin menegaskan hubungan itu. Olahraga adalah bagian dari pencegahan penyakit. Kesehatan adalah hasil dari perilaku sehari-hari. Mungkin dulu penggabungan dua mata pelajaran itu bukan sekadar administrasi kurikulum. Ada pemikiran sederhana: manusia yang sehat bukan hanya yang mampu bergerak, tetapi yang memahami mengapa ia harus bergerak.

Udin Salemo

woooowww... pemimpinnya boleh ditangkap transferan jalan terus. amsiong bagi negara.

Eko Darwiyanto

MUNGKIN ABAH MALAS MENULIS DEMO2 MAHASISWA === INI SITUASINYA === MEREKA JAGA TRANSFERAN HARIAN === 6 juta/hari ke SPPG 1179 SPPG dikelola Baju Coklat 7,07 M tiap hari mengalir ke kantong coklat *** 452 dari target 2000 SPPG dikelola TNI 2,7 M dari target 1,2 T tiap hari sudah mengalir ke kantong hijau *** TOTAL : 10.681 SPPG 64 M tiap hari masuk ke kantong para pengelola SPPG. *** MAKA VERY EASY WAY MEMPERTAHNAKAN ITU === MEMUNGUT TAMBAHAN 4000 PER LITER PERTAMAX

Em Ha

We know. The defference between 'Complete' and 'Finished'. When we marry the right woman. We are Complete. When we marry the wrong woman. We are Finished. And if... When the right woman catches us with the wrong woman. We are Completely Finished. Hidup penuh dengan drama. Seandainya 2... seandainya 3... Seandainya 4... Jangan berharap 5.

Denny Herbert

Dunia lagi asyik sendiri. Yang gila basket lagi bersorak: New York Knicks akhirnya menang in five! Seru. Yang gila bola apalagi, mata semua melotot ke layar kaca nonton Piala Dunia. Riuh rendah. Sorak-sorai di mana-mana. Tapi di sudut lain Jakarta, tepatnya di Pengadilan Tipikor, ada sunyi yang mencekam. Ada seorang pria yang sedang bertaruh nyawa—memperjuangkan nasib dan kehormatannya. Namanya Donald Surjana Wihardja. Mantan Dirut MDI Ventures, anak usaha Telkom. Dia bukan orang sembarangan. Donald ini tipe diaspora yang bikin kita bangga sekaligus elus dada. Pernah punya permanent residency di AS, hidup mapan di Silicon Valley, tapi memilih pulang. Dia ikut bangun kabel laut Matrix yang bikin internet kita murah. Dia ikut bidani Indomog dan Nexticorn. Dia pulang karena cinta Indonesia. Sekarang? JPU menuntutnya 12 tahun penjara. Angka yang bikin sesak napas. Dakwaannya: merugikan negara Rp290,92 miliar gara-gara investasi MDI ke TaniHub macet. Jaksa menilai Donald teledor, hanya melihat data administrasi tanpa cek lapangan. Investasinya memang gagal. TaniHub rontok. Donald tidak membantah itu. Tapi dia menolak keras disebut koruptor. Melalui secarik surat tulisan tangan di Instagramnya—yang ditulis khusus untuk anak dan istrinya—Donald bicara dari hati yang paling dalam: "Papa tidak malu. Bukan karena papa sempurna, tetapi karena papa tahu apa yang papa perjuangkan itu penting, dan apa yang dituduhkan hari ini tidak pernah papa lakukan..." (bersambung)

Denny Herbert

Kalimatnya pendek, tapi beratnya berton-ton. Donald mengingatkan satu hal mendasar dalam dunia venture capital (VC): risiko bisnis itu keniscayaan. Sifat dasar modal ventura memang high risk, high return. Dari sepuluh investasi, mungkin hanya satu-dua yang jadi unicorn, sisanya bisa mati. Toh, secara total portofolio, MDI masih untung lebih dari Rp2 triliun. Di sinilah letak krusialnya. Sidang pledoi sudah lewat 3 Juni lalu. Kemarin, 10 Juni, di sidang duplik, tim hukumnya mencium gelagat jaksa yang mulai menggeser argumen dari "kesengajaan" menjadi "kelalaian" (culpa). Tampaknya jaksa pun gamang. Kalau kelalaian bisnis di ranah investasi berisiko tinggi dipidana sebagai korupsi, ini akan jadi preseden buruk. Business judgment rule bisa mati. Pertanyaannya: setelah ini, profesional mana lagi yang berani mengelola dana VC milik BUMN? Siapa yang berani mendanai inovasi anak bangsa kalau taruhannya adalah jeruji besi? Sambil menunggu ketukan palu hakim di sela-sela riuhnya gol Piala Dunia, kita sedang menonton sebuah ujian besar: apakah negeri ini bisa membedakan mana perampok uang rakyat, dan mana profesional yang ketiban apes karena risiko bisnis? Semoga hukum kita masih punya akal sehat dan hati nurani. Suratnya bisa dilihat di IG: @donaldwihardja.

Gerring Obama

Siapapun juara NBA.. saya dah ga peduli. Karena ga ada MJ. Wkwkwk... Sekarang lebih seru nonton DBL, palagi kalo lihat tim anak saya main.. Atau tim tim sekolah lain yang kita bela main... Hmmm... Karena keseruan hanya ada di tim yang se batin atau se benak dengan kita. Proliga, Nbl, Lima, DBL, liga indonesia..

Denny Herbert

Fenomena "kejar target" oleh Kejaksaan dengan memaksakan kelalaian bisnis atau salah kebijakan menjadi kasus korupsi ini seolah mengonfirmasi apa yang baru-baru ini disentil oleh Prof. Mahfud MD di podcastnya. Mahfud MD secara blak-blakan mengingatkan bahwa ada gap besar antara ilmu teknis bisnis (seperti persahaman atau modal ventura) dengan ilmu penuntutan yang dimiliki jaksa. Kadang karena tidak paham—atau karena tekanan rekayasa opini publik yang punya anggaran—kebijakan yang apes atau gagal di atas kertas langsung dicap korupsi. Kata Mahfud tegas: "Saya tetap mendorong Kejaksaan cari itu koruptor-koruptor lain, tangkapi semua gitu. Tapi kalau tidak salah, ya jangan dipaksakan." Kalimat Mahfud itu menohok jantung persidangan Donald hari2 ini. Ironis. Saat koruptor yang benar-benar menggarong uang rakyat sering kali lihai bersembunyi di balik tameng politik dan modal, para profesional yang pulang dengan itikad baik membangun negeri justru dikorbankan di atas altar penegakan hukum yang salah alamat. Jika kegagalan investasi tinggi risiko oleh BUMN dikriminalisasi tanpa pembuktian aliran dana sepeser pun ke kantong pribadi, maka business judgment rule resmi mati di negeri ini. Setelah ini, profesional waras mana lagi yang berani mengelola dana VC milik negara? Siapa yang berani mendanai inovasi kalau ujung-ujungnya terancam 12 tahun penjara? Jangan sampai kita memenjarakan masa depan inovasi Indonesia sendiri demi mengejar target kasus korupsi.

Jokosp Sp

Titip salam saja dulu buat Pak Mario Handoko dan perusuh yang lain. Sementara ijin, belum bisa fokus nulis komentar bersebab telinga masih mendengung akibat perjalanan panjang 14 jam non stop Jedah - Jakarta - Banjarmasin. Perlu penyesuaian jam tidur yang tiga hari ini ternyata belum bisa pulih normal. Kalau membaca CHDI tetap saja di sela-sela ibadah yang jadi prioritas. Do'a buat semuanya semoga terus sehat sejahtera, biar rupiah makin amblas ke jurang yang paling dalam. Tiga juta dalam uang ratusan ribu di dompet sudah cukup tebal, begitu ditukar ke Real Arab Saudi (RAS) ternyata hanya dapat enam lembar ratusan real dan satu dua puluh real.....Hmmmmm ngenes pakai bingit. Begitu juga ketika narik di ATM yang berlogo Mastercard atau Visa.......waduh....benar-benar boncos negeri Kononhahnya Om Wowo. "Negeri yang tidak berdaya"....kata teman di sebelah dengan singkat.

Sugi

jiwa kompetitif orang Amerika luar biasa. tidak hanya di pemerintahan dan bisnis, dalam olahraga (sport) mereka pun jeli melihat peluang dan mengambil kesempatan. Selamat untuk Knicks dan tetap semangat untuk Spurs.

Alex Ping

Format Best of seven (hingga 2013): 2-3-2. Tapi yang sekarang digunakan adalah: 2-2-1-1-1. Bukan seperti yang Pak DI tulis (2-2-2-2) Best of seven kok mainnya 8x.. di mark up rupanya, jangan2 karena tau harga tiketnya yang mencatatkan rekor dalam sejarah. hehehe "Di pertandingan ketiga Knicks kalah (3-1). Di pertandingan keempat Knicks menang (4-1). Secara dramatis pula." Yang benar: di game ketiga Knicks kalah (2-1), Di game keempat Knicks menang (3-1). Setelah itu baru muncul slogan "Knicks in five" yang artinya Knicks akan juara di game kelima. Dan hasilnya di game kelima Knicks menang dramatis dan mengunci juara dengan 4-1.

Jo Neka

Memang seharusnya olahraga apapun tidak perlu punya agama..Tidak punya suku dan ras

Er Gham 2

Sudah nonton videonya. Sepertinya, Fox tidak bisa disalahkan. Publik mungkin berasumsi, mengapa Fox tidak melakukan buang buang waktu saja pada 13 detik terakhir, saat Spur sedang unggul satu angka. Hal ini karena setelah Knick gagal memasukkan bola, terjadi bola liar. Dan Fox belum menguasai bola seutuhnya. Bola liar itu masih berpindah pindah mantul. Fox akhirnya mendorong bola liar ke arah lapangan lawan dan berharap bisa mengejar bola itu dan lalu memasukannya ke ring lawan. Setelah Fox mendorong bola, Fox dan Anunoby keduanya melakukan sprint. Adu cepat. Dan Fox berhasil duluan, kuasai bola, mendribble, lalu loncat siap melakukan lay up. Saat bersamaan, Anunoby masih melakukan sprint yang belum selesai, dan selanjutnya berhasil menggagalkan lay up Fox.

gubernur kota

Prakiraan cuaca sampai malam ini: USD 17,325. Sepertinya gagal mencapai 25,000. Artinya gagal pula dapat cuan. IHSG 6,590

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

MENGAPA SEPAKBOLA KAKI TERLAMBAT POPULER DI AS? Sepak bola kaki adalah olahraga paling populer di dunia. Tetapi di Amerika Serikat, ia datang terlambat ke pesta. Bukan karena orang Amerika tidak suka bola. Mereka hanya sudah lebih dulu jatuh cinta pada bola lain. Ada National Football League dengan helm dan benturan. Ada National Basketball Association dengan bintang besar dan tontonan cepat. Sepak bola kaki punya beberapa hambatan. Pertandingan sering berakhir dengan skor kecil. Bagi sebagian penonton Amerika, menunggu satu gol selama 90 menit terasa seperti menunggu pesan yang tidak kunjung dibalas. Selain itu, budaya olahraga Amerika dibangun oleh liga profesional yang kuat. NFL dan NBA memiliki tradisi panjang, sistem bisnis besar, dan pahlawan lokal. Namun zaman berubah. Generasi muda lebih terbuka. Pemain dunia mulai datang. Media sosial mempercepat penyebaran budaya sepak bola. Kini Major League Soccer atau MLS mulai tumbuh. Apalagi dengan FIFA World Cup 2026 di Amerika Utara. Sepak bola kaki mungkin terlambat masuk. Tetapi tamu yang datang belakangan belum tentu pulang paling awal.

Muh Nursalim

Piala dunia paling sepi. Ndak banyak orang yang tertarik nonton. Ada isu yang lebih menarik. MBG dan bensin naik. Untuk dunia, lebih senang nonton berita perang. Iran menang. Seperti prediksiku tiga bulan lalu. Ciri pemenang itu tiga. Satu, tidak bisa didekte lawan. ini riil di lapangan. AS n Israel ndak bisa menekan Iran sama sekali. Dua. Proposal datang dari Iran. Pointers itu maunya Iran. Baru dinegosiasikan. Kalaupun ada tambal sulam hasil tawar menawar, tidak akan jauh dari draf awal. Ketiga, Iran akan mendapat kucuran uang. Sangat besar. Dari uangnya sendiri yang dibekukan atau dari donasi pihak yang ingin aman. Seperti dari UEA. Ia tdk mau ribut. Pilih bayar daripada kena rudal.

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

KALAU OLGA YANG PALING POPULER DI TV AS..? Kalau ukurannya televisi Amerika, jawabannya jelas: NFL adalah raja layar kaca. Bukan karena pertandingan paling banyak. Justru karena sedikit dan terasa mahal. Musim NFL hanya sekitar 18 minggu. Setiap tim bermain 17 kali. Total pertandingan reguler hanya 272 laga. Tetapi jutaan orang berhenti bekerja, berkumpul, dan menonton. Televisi berebut hak siar NFL. CBS, Fox Corporation, NBCUniversal, dan ESPN membayar puluhan miliar dolar untuk menayangkan pertandingan. Nilai kontrak siar NFL saat ini sekitar US$110 miliar untuk periode panjang. Puncaknya tentu Super Bowl. Iklan 30 detik bisa bernilai sekitar US$7 juta. Bahkan orang yang tidak paham aturan football tetap menonton. Minimal untuk melihat iklan mahalnya. NBA memang memiliki lebih banyak pertandingan. Setiap tim bermain 82 kali. Tetapi NFL memiliki sesuatu yang sulit ditiru: setiap pertandingan terasa seperti acara nasional. Di Amerika, olahraga bukan hanya kompetisi. Ia adalah mesin hiburan. Dan televisi adalah stadion terbesar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Komentar: 25

  • DeniK
    DeniK
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • rid kc
    rid kc
  • Jo Neka
    Jo Neka
  • Nimas Mumtazah
    Nimas Mumtazah
    • Nimas Mumtazah
      Nimas Mumtazah
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • my Ando
    my Ando
  • Sugi
    Sugi
  • Maman Lagi
    Maman Lagi
  • djokoLodang
    djokoLodang
    • Maman Lagi
      Maman Lagi
  • bitrik sulaiman
    bitrik sulaiman
  • djokoLodang
    djokoLodang
  • MZ ARIFIN UMAR ZAIN
    MZ ARIFIN UMAR ZAIN
  • ra tepak pol
    ra tepak pol
    • bitrik sulaiman
      bitrik sulaiman
    • Maman Lagi
      Maman Lagi
    • Nimas Mumtazah
      Nimas Mumtazah