BACA JUGA:Waspada Jakarta Banjir! Bendungan Katulampa Bogor Naik Level Siaga Sore ini
Saat pandemi COVID-19 melanda, Sari melihat kebutuhan baru di masyarakat yaitu pendampingan belajar anak yang tidak bisa mengikuti sekolah tatap muka.
Dari sinilah lahir bimbingan belajar yang ia dirikan sendiri. Tak hanya itu, Sari juga mengembangkan usaha laundry express, yang didukung pinjaman BRI sebesar Rp100 juta pada 2023.
Kini, roda usaha Sari bergerak semakin stabil. Usaha mainan anak kini dilanjutkan oleh sang adik, sementara Sari fokus mengembangkan bimbingan belajar dan laundry express yang semakin ramai pelanggan.
“KUR sangat membantu, terutama di awal menjalankan usaha. Kemajuan bisnis saya sekarang ini tentu berkat KUR BRI. Proses pencairan dana juga cepat, sekitar 3-4 hari. Sebelumnya, kalau pinjam uang di sini kan ke rentenir, duitnya nggak bisa muter, malah habis buat bayar utang. Kalau di BRI bunganya ringan, jadi sebagai pemilik usaha nggak merasa berat,” jelasnya.
Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan bahwa KUR BRI ditujukan untuk membantu pelaku UMKM agar semakin produktif.
BACA JUGA:22 Titik Lokasi Banjir Jakarta Hari Ini, Awas Macet Hindari saat Pulang Kerja
BACA JUGA:Pedagang Daging Mogok Jualan Selama 3 Hari, Pramono: Saya Yakin Tetap Berjualan
Pembiayaan KUR memberikan dampak nyata terhadap penguatan sektor riil dan penciptaan lapangan kerja di berbagai daerah.
“Kisah dari Sari Handayani Daulay menjadi salah satu contoh dengan pendanaan KUR, pelaku UMKM di daerah bisa terus berkembang usahanya. Kami juga terus memberikan pendampingan kepada dan pemberdayaan bagi pelaku usaha untuk bisa naik kelas”, imbuhnya
Ia menambahkan, KUR BRI bukan hanya sekedar instrumen pembiayaan, tetapi katalis yang mampu menggerakan ekonomi rakyat.
Langkah ini merupakan peran BRI dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi inklusif, dengan UMKM menjadi penopang utamanya.
BACA JUGA:Tiang Listrik Roboh di Lintasan Maja–Tigaraksa, KAI Commuter Rekayasa Operasi KRL Rangkasbitung
BACA JUGA:Masjid di Serang Ambruk Saat Renovasi, 1 Orang Meninggal Dunia
Hingga Desember 2025, BRI berhasil menyalurkan KUR sebesar Rp178,08 triliun kepada 3,8 juta debitur. Penyaluran KUR BRI didominasi oleh sektor produksi, yang mencakup pertanian, perikanan, perdagangan, industri pengolahan, dan jasa lainnya, dengan porsi sebesar 64,49% dari total penyaluran KUR BRI.
Sektor pertanian menjadi kontributor utama dengan pembiayaan mencapai Rp80,09 triliun atau setara 44,97%, dari keseluruhan KUR yang telah disalurkan. Capaian ini merefleksikan komitmen BRI dalam memperkuat sektor riil.