“90.000 ton amunisi telah dijatuhkan di Gaza dan ada 60 juta ton puing yang harus dibersihkan,” tegasnya.
“Mari kita bangun zona bebas, dan kemudian kita memiliki zona Hamas. Kemudian kami berkata: 'Anda tahu apa, mari kita rencanakan saja kesuksesan yang dahsyat'," katanya.
Menurut Trump rencana ini merupakan rencana yang harus terealisasi karena dirinya tidak ada rencana lain selain rencana New Gaza.
Dalam master plan yang disampaikan terdapat zona yang dikhususkan untuk pariwisata pantai, di mana akan ada 180 gedung pencakar langit serta sejumlah zona kawasan perumahan, kompleks industri, pusat data, manufaktur canggih, taman, pertanian, dan fasilitas olahraga.
BACA JUGA:Mental Tangguh Jadi Kunci Petugas Haji, Wadan Diklat PPIH 2026 Tekankan Disiplin dan Kekompakan
Selain itu juga terdapat pelabuhan dan bandara baru yang berada di dekat perbatasan Mesir, serta adanya penyeberangan tiga negara.
Sedangkan pembangunan terdiri dari empat fase, dimulai di Rafah dan kemudian secara bertahap bergerak ke utara menuju Kota Gaza.
Disampaikan juga bahwa rencannya untuk wilayah Rafah Baru akan memiliki lebih dari 100.000 unit perumahan, 200 pusat pendidikan dan 75 fasilitas medis.
Pembangunan Gaza Baru Telah Dimulai
Sekitar 280.000 orang pernah tinggal di kota paling selatan Gaza ini saat ini rumah mereka telah rata dengan tanah akibat serangan Israel beberapa waktu lalu.
Kushner menyampaikan bahwa rencannya pembangunan Rafah Baru dapat diselesaikan selama 3 tahun.
"Kami sudah mulai membersihkan puing-puing diwilayah itu, kemudian dilanjutkan ke wilayah Gaza Baru,” jelasnya.
Menurut Kushner dalam waktu dekat akan ada pertemuan di Washington dan di sana akan diumumkan kontribusi negara yang ambil bagian.
BACA JUGA:Nama Prabowo Bergema di KTT Perdamaian Gaza, Disambut Tepuk Tangan Para Pemimpin Dunia
BACA JUGA:Langkah Nyata Prabowo: A400 Disiagakan untuk Evakuasi Medis Warga Gaza
Kecaman Msayarakat Dunia Rencana Gaza Baru
Gaza Baru bukanlah rencana baru yang digagas oleh Trump, pasalnya pada Februari Presiden Amerika itu telah menyampaikan akan memindahkan warga Gaza ke negara tetangga.