Trump meminta beberapa negara untuk dapat menampung warga Gaza yang akan keluar dari kampung halaman mereka.
Berbagai tanggapan negative dan kecaman disampaikan oleh netizen seluruh dunia atas rencana Gaza Baru dari Trump ini.
Gareth Jenkinson salah seorang penggiat multi media menyampaikan dalam kolom komentarnya di X bahwa ini adalah sebuah rencana keji dalam pengembangan property.
“Gaza yang dilanda perang kini dipamerkan sebagai lahan pengembangan properti utama. Simulasi keji macam apa ini?, tulisnya dalam akun @gazza_jenks.
BACA JUGA:Gaza Pasca KTT: Harapan & Tantangan
BACA JUGA:16 Negara yang Gabung Dewan Perdamaian Gaza Board of Peace Buatan Trump, Ada Indonesia!
Hal senada juga disampaikan oleh netizen lainnya yang mengutuk rencana Gaza Plan Amerika tersebut.
“Orang-orang ini benar-benar monster,” tulis akun@RafeekAdams
“Mereka merencanakan genosida dan pembersihan etnis agar dapat menetap, menjajah, dan membangun real estat mewah di lokasi kuburan massal!!, tambahnya.
Masih banyak lagi netizen yang menyampaikan kekecewaan dan kekesalannya atas rencana Trump, bahwa ikut menyayangkan negara-negara lain yang ikut ambil bagian dalam project ambisi Amerika terhadap Gaza.