Kata yang berasal dari bahasa Batak Pakpak tersebut dipilih karena mengisi kekosongan konsep dalam bahasa Indonesia sebagai lawan kata “haus”.
“Kata ini juga menjadi bentuk penghargaan terhadap peran bahasa daerah dalam memperkaya bahasa Indonesia,” kata Dora saat acara taklimat media, di Bogor, Jumat, 23 Januari 2026.
BACA JUGA:Menteri PU Tinjau Lokasi Penanganan Banjir Aek Garoga, Fokus Mitigasi Jangka Panjang
BACA JUGA:Info Beasiswa S2 Double Degree Kemenag Dibuka, Cek Jadwal Lengkap dan Syarat Nilai TOEFL
Perlu diketahui polemik sejumlah kata yang dianggap kontroversial ditengah masyarakat, Dora menegaskan bahwa KBBI mencatat fakta kebahasaan, bukan melegitimasi penggunaan secara etis.
Setiap usulan kata melalui proses berjenjang mulai dari editor, redaktur, hingga validator.
“KBBI bukan kitab suci. Kata bisa masuk, dipantau, dan jika tidak relevan lagi, dapat dinonaktifkan,” pungkasnya.
Palum adalah kata yang dipakai buat menceritakan tentang kondisi sudah puas minum, rasa hausnya hilang.
Contah Kata
- Haus artinya butuh minum
- Palum artinya udah minum dan nggak haus lagi
BACA JUGA:Eks Menpora Dito Bantah Ada di Rumah Bos Travel Maktour Saat Digeledah KPK
BACA JUGA:Driver Ojol Dandi Meninggal Saat Demo Tahun Lalu, Keluarga Kini Bertahan Hidup dari GrabKios
Contoh penggunaan:
- Tenang, saya sudah palum.
- Minum dulu supaya palum sebelum berangkat.