Info Beasiswa S2 Double Degree Kemenag Dibuka, Cek Jadwal Lengkap dan Syarat Nilai TOEFL
Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Kamaruddin Amin mengatakan beasiswa double degree antara University of Canberra Australia dengan UIN Sunan Ampel Surabaya ini merupakan pengembangan Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) co-founding yang diharapkan oleh LP--Moh Purwadi/Disway
JAKARTA, DISWAY.ID - Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), Sekretariat Jenderal Kemenag berkolaborasi dengan Australia Awards Indonesia dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan, membuka pendaftaran Beasiswa S2 Double Degree (Split-Site Master Program Cohort-10).
Calon Awardee (Mahasiswa) terseleksi akan menjalani program beasiswa prestisius selama dua tahun.
BACA JUGA:Dorong SDM Unggul, Pemerintah Tambah Beasiswa LPDP STEM hingga 80 Persen
Satu tahun di Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya dan satu tahun di Teaching English to Speakers of Other Languages (TESOL) University of Canberra, Australia.
Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Kamaruddin Amin mengatakan beasiswa double degree antara University of Canberra Australia dengan UIN Sunan Ampel Surabaya ini merupakan pengembangan Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) co-founding yang diharapkan oleh LPDP.
BACA JUGA:Cek Ketentuan Skor TOEFL untuk Daftar Beasiswa LPDP 2026 Program S2-S3
“Program Beasiswa Master Gelar Ganda merupakan komitmen strategis terhadap kolaborasi internasional, keunggulan akademik, dan pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan Indonesia”, ujar Kamaruddin di Jakarta, Jumat 23 Maret 2026.
Alumni Bon University ini mengatakan melalui kemitraan dengan universitas-universitas terkemuka di Australia, termasuk Universitas Canberra, program ini mendukung pengembangan cendekiawan dan profesional dan memiliki jaringan global.
BACA JUGA:Beasiswa LPDP 2026 Dibuka, Kamu Bisa Kuliah di Luar Negeri GRATIS! Cek Jadwal dan Persyaratan
Kamaruddin Amin berharap keluarga besar Kementerian Agama sebagai aktor utama pendidikan, dapat mengambil kesempatan beasiswa bergengsi ini.
“Beasiswa S2 Double Degree sangat strategis mengembangkan karir dan memperkuat lembaga pendidikan keagamaan,” katanya.
Kepala Puspenma Ruchman Basori mengatakan, beasiswa diperuntukan bagi Keluarga Besar Kementerian Agama, yaitu: Pendidik (Guru, Ustadz, Kyai) dan Tenaga Kependidikan pada Lembaga Pendidikan Dasar dan Menengah Keagamaan, Dosen, Alumni Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) dan Pegawai Kementerian Agama.
BACA JUGA:Unibang Perkuat Akses Pendidikan lewat Beasiswa dan Kualitas Akademik
Ruchman harap, civitas academica pada lembaga pendidikan di bawah Ditjen Bimas Kristen, Katholik, Hindu, Buddha, Pusat Konghucu dan juga Ditjen Pendidikan Islam, menyiapkan diri dengan baik untuk berkompetisi memperebutkan beasiswa bagi kaderisasi guru dan dosen Bahasa Inggris.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: