Lempar Kritik ke Prabowo, Warganet Diteror? Istana Respons Begini

Senin 26-01-2026,17:33 WIB
Reporter : Anisha Aprilia
Editor : Marieska Harya Virdhani

JAKARTA, DISWAY.ID - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengaku tak mengetahui adanya teror terhadap masyarakat usai memberikan kritik atau komentar negatif terhadap Presiden Prabowo Subianto di media sosial.

"Aku enggak monitor itu. Pokoknya kami kerja,” kata dia saat ditemui usai rapat kerja di DPR, Jakarta, pada Senin, 26 Januari 2026.

Ia pun membantah peristiwa itu merupakan perintah dari istana.

BACA JUGA:Rapat Maraton, Bahlil, Purbaya, hingga Zulhas Dipanggil Prabowo ke Hambalang

"Engga lah," jelas Prasetyo.

Sebagai informasi, viral di media sosial X sejumlah warganet mengaku menerima teror melalui sambungan telepon dari nomor tak dikenal.

Dalam teror tersebut, penelepon meminta agar mereka menghapus atau menurunkan (take down) cuitan yang dinilai menjelek-jelekkan Presiden Prabowo Subianto.

BACA JUGA:Menteri KKP Sakti Wahyu yang Pingsan Saat Upacara Pastikan Dirinya Baik-baik Saja saat Ditelpon Prabowo

Beberapa pengguna X yang mengaku mengalami kejadian serupa bahkan saling membagikan tangkapan layar nomor telepon yang diduga melakukan teror, tanpa menyamarkan nomor tersebut.

Fenomena ini memicu berbagai spekulasi di kalangan warganet.

Sebagian menduga teror tersebut berasal dari pihak tertentu yang berkaitan dengan pemerintah, yang disebut-sebut melakukan pengawasan terhadap kritik masyarakat di media sosial.

BACA JUGA:Pidato Presiden Prabowo di WEF 2026: Kita Tidak Boleh Hancurkan Alam

Ancaman Teror

Sebelumnya, ancaman teror juga dialami oleh sejumlah aktivis. 

Iqbal Damanik, Manajer Kampanye Iklim dan Energi Greenpeace mendapat kiriman bangkai ayam di rumahnya pada dini hari 30 Desember 2025.

Bangkai ayam itu ditemukan di teras rumah pada Selasa pagi, tanpa pembungkus apa pun.

Kategori :