Kondisi tersebut membuat kedalaman bek tengah Liverpool kian menipis, sementara klub disebut tidak tertarik pada solusi instan.
Hal ini menguatkan indikasi bahwa Jeremy Jacquet diproyeksikan sebagai investasi jangka panjang, bukan sekadar tambalan sementara.
Situasi kontrak Ibrahima Konate juga menambah urgensi bagi Liverpool. Jika negosiasi perpanjangan berujung buntu, kehadiran Jeremy Jacquet bisa menjadi jawaban untuk menjaga stabilitas lini belakang di Liga Inggris.
BACA JUGA:Van Dijk Murka ke Wasit dan VAR Usai Liverpool Dipermalukan Bournemouth: Saya Dihalangi Sit!
Alasan Jeremy Jacquet Cocok untuk Liverpool
Secara profil, Jeremy Jacquet memenuhi kriteria ideal yang selama ini dicari Liverpool. Ia dikenal kuat dalam duel bertahan, nyaman menguasai bola, dan mampu membangun serangan dari lini belakang—atribut krusial dalam sistem permainan modern.
Data performa menunjukkan Jeremy Jacquet unggul dalam duel satu lawan satu, progresi bola, serta akurasi umpan di bawah tekanan. Kualitas ini membuatnya relevan dengan gaya bermain Liverpool yang menuntut bek aktif dalam fase build-up.
Dengan usia yang masih sangat muda namun sudah berpengalaman di level tertinggi, Jeremy Jacquet berada di titik ideal untuk berkembang lebih jauh bersama Liverpool. Kini, tantangan terbesar The Reds adalah mengungguli Chelsea dan Bayern dalam perburuan tanda tangannya.
Yang pasti, nama Jeremy Jacquet kini resmi masuk radar Anfield dan berpotensi menjadi salah satu transfer paling mencolok Liverpool di tahun 2026.