Arya menekankan bahwa penentuan ambang batas parlemen harus diletakkan pada titik moderat agar mampu menjaga keseimbangan antara keterwakilan politik dan efektivitas pemerintahan di parlemen.
“Kita harus mencari titik temu yang moderat atau tengah,” kata Arya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 20 Januari 2026.