JAKARTA, DISWAY.ID - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menanggapi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih kebakaran.
Menurutnya, hal itu tidak menutup kepercayaan investor asing.
Hal itu berdasarkan adanya masuknya dana asing dalam bursa.
"IHSG pertama terjadi net inflow asing. Net inflow asing berarti kepercayaan asing terhadap perbaikan itu ada," katanya, usai Rakornas di Sentul, dikutip Selasa, 3 Febuari 2026.
BACA JUGA:IHSG Ambruk 3 Hari Beruntun, Prediksi Analis Ngeri-ngeri Sedap!
Namun, Ia melihat saham-saham yang potensi tidak likuid.
"Itu kalau di pasar modal kan investor-investor banyak yang ikut, yang kita sering sebut fear of missing out," jelasnya.
Ia menjelaskan bahwa fear of missing out ini terjadi dari investor yang berpikir bahwa saham-saham yang sekarang.
BACA JUGA:IHSG Anjlok 4,88 Persen, Purbaya Masih Optimistis Pasar Akan Rebound
Di mana, para investor itu termasuk yang saham Indonesia sebut saham olahan. Sehingga itu nanti akan terkena regulasi yang harus naik free float-nya ke 15.
"Sehingga dengan demikian mereka melepas saat sekarang. Tetapi kalau kita lihat saham-saham yang fundamentalnya bagus juga ada naik," jelasnya.
BACA JUGA:Bikin IHSG Anjlok, Praktik Manipulasi Saham Gorengan Picu Investor Kabur
Dalam kesempatan ini, juga menyikapi pertemuan MSCI dengan BEI dilakukan secara Zoom.
Menurutnya pertemuan itu menjadi tolak ukur kepercayaan asing, bisa dilihat dengan masuknya net inflow asing.
"Mereka percaya dengan upaya reform yang dilakukan," tegasnya.