Ide tersebut, menurut Aldi, berawal dari kegemarannya terhadap band legendaris asal Inggris, Oasis.
“Aldi kan suka Oasis, terus yang buka (vokalisnya) Gallagher. Bur-ger… belakangnya sama-sama ‘ger’,” jelasnya.
BACA JUGA:Aldi Taher Disuruh Tetap Manggung oleh Istri saat Ingin Melahirkan, 'Padahal Saya Bisa Izin'
Awalnya, Aldi sempat terpikir menamai usahanya dengan nama “Geger Burger” agar mudah diingat.
Namun, ia akhirnya menjatuhkan pilihan pada nama Aldi’s Burger agar lebih sederhana dan personal.
Dari sisi persiapan, Aldi mengaku bisnis ini dirintis dalam waktu relatif singkat, sekitar satu minggu.
Ia memilih burger karena proses pembuatannya dinilai lebih praktis dan tidak membutuhkan modal besar dibandingkan usaha kuliner lain.
BACA JUGA:Aldi Taher Disuruh Tetap Manggung oleh Istri saat Ingin Melahirkan, 'Padahal Saya Bisa Izin'
“Kalau burger kan roti diangetin, dagingnya di-grill, bumbunya juga di-grill. Lebih simpel,” ujarnya.
Meski terbilang baru, Aldi’s Burger langsung menarik perhatian.
Sejumlah food vlogger datang mencicipi, sementara video ulasan di media sosial, khususnya TikTok, berhasil menembus jutaan penayangan.
Aldi mengklaim respons publik cukup positif, bahkan ada pelanggan yang datang dari luar kota.
“Alhamdulillah, pas buka awal itu apresiasinya tinggi banget. Sampai tembus sejutaan views,” tandas Aldi.
Dengan langkah barunya ini, Aldi Taher berharap bisa terus konsisten mencari nafkah secara halal, sembari membuktikan bahwa perubahan arah hidup bukan hal yang mustahil, bahkan bagi sosok yang selama ini identik dengan sensasi.