Setelah masa-masa sulit di AC Milan, pindah ke Turin rasanya seperti “balas dendam” yang manis.
Sayangnya, hidup kadang suka bercanda.
BACA JUGA:Arsenal dan Chelsea Panaskan Bursa Transfer, Incar Gelandang Putra Legenda Inter Milan
BACA JUGA:Galacticos Baru? Real Madrid Bidik Vitinha dari PSG
Tak lama setelah De Sciglio tiba di Turin, Liverpool mendatangkan Virgil van Dijk.
Di situlah awal kejayaan The Reds.
Kalau saja De Sciglio waktu itu menerima tawaran Klopp, mungkin dia sekarang jadi bagian dari pertahanan tangguh Liverpool, ikut mengangkat trofi Liga Champions dan Liga Inggris.
Gelar tersebut merupakan impian semua pemain.
Di Juventus, dia memang sempat merasakan gelar Scudetto.
BACA JUGA:Barcelona Bongkar Daftar Pemain! Joao Cancelo Sudah Masuk, Dro Fernandez dan Ter Stegen Keluar
BACA JUGA:Sandro Tonali Berpotensi Tinggalkan Newcastle, Liverpool Bisa Jadi Kunci Transfer Sensasional
Tapi perannya makin lama makin mengecil.
Cedera datang silih berganti, dan sempat dipinjamkan ke Lyon, lalu ke Empoli.
Namanya perlahan tenggelam, dan Juventus juga mulai menurun.
De Sciglio yang dulu digadang-gadang bakal jadi bintang masa depan Italia, perlahan tersingkir dari rencana klub.
Kemudian datang Februari 2026.