Dijelaskannya, pihaknya tidak akan menoleransi segala bentuk pengabaian standar teknis.
Dimana, disebutkannya armada yang terdampak akan diaudit teknis sebelum kembali beroperasi.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menjamin keamanan dan kenyamanan pelanggan Transjakarta.