Abdul Mu’ti Dukung SPPG Tahap 3, Gizi Jadi Fondasi Pembangunan SDM
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah,Abdul Mu’ti Dukung SPPG Tahap 3, Gizi Jadi Fondasi Pembangunan SDM.-ist-
MEDAN, DISWAY.ID-- Muhammadiyah melalui Koordinator Nasional Program Makan Bergizi Muhammadiyah (Kornas MBM) meresmikan Tahap 3 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kampus IV Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.
Peresmian ini menandai perluasan layanan pemenuhan gizi berbasis standar mutu, tata kelola profesional, dan kolaborasi lintas sektor.
Acara dihadiri sejumlah tokoh, termasuk Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, jajaran PWM dan PWA Sumatera Utara, serta Sekretaris Umum PP Muhammadiyah sekaligus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti.
BACA JUGA:Pembersih Makam Musiman di TPU Kawi-Kawi Bikin Resah Peziarah, Distamhut Kewalahan Tertibkan
Rangkaian kegiatan menampilkan video pembangunan fasilitas serta capaian program yang terus berkembang di berbagai daerah.
Koordinator Nasional MBM, M. Nurul Yamin, mengatakan ekspansi layanan harus berjalan seiring kualitas.
Saat ini Muhammadiyah mengelola 221 unit SPPG, terdiri dari 126 unit operasional, 80 dalam proses verifikasi, dan 15 tahap persiapan. Program tersebut telah menjangkau 276.680 penerima manfaat, menyerap 5.591 tenaga kerja, serta didukung 238 ahli gizi dan tenaga akuntansi guna menjaga standar layanan dan akuntabilitas," ujar Yamin, di Medan, Senin, 16 Febuari 2026.
Menurut Yamin, SPPG telah tersebar di 18 provinsi, 99 kabupaten/kota, dan 183 kecamatan dengan dukungan ekosistem lahan lebih dari satu juta meter persegi. Pertumbuhan dilakukan bertahap berbasis kesiapan lapangan, bukan sekadar mengejar angka,” katanya.
BACA JUGA:Puncak Arus Balik Imlek, 38 Ribu Penumpang Tiba di Jakarta pada 17 Februari 2026
Sementara itu, Abdul Mu’ti menegaskan komitmen Muhammadiyah mendukung Program Makan Bergizi Gratis yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto.
Abdul Mu'ti menilai pemenuhan gizi merupakan investasi jangka panjang untuk membangun generasi sehat, cerdas, dan berkarakter.
“Gizi bukan sekadar urusan makanan, tetapi fondasi pembangunan manusia. Anak yang sehat akan lebih siap belajar dan berkontribusi,” tegasnya.
Peresmian Tahap 3 ditandai pemukulan tagading sebagai simbol penguatan layanan.
Muhammadiyah berharap SPPG menjadi simpul solusi gizi berkelanjutan yang berdampak nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia," tutup Abdul Mu'ti.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: