Setelah seharian berpuasa, tubuh membutuhkan asupan energi cepat. Karbohidrat alami dalam kurma mampu menggantikan energi yang hilang secara bertahap tanpa menyebabkan lonjakan gula darah yang drastis.
Inilah alasan mengapa kurma sering disebut sebagai sumber energi alami saat puasa.
4. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Manfaat kurma untuk daya tahan tubuh berasal dari kandungan vitamin dan mineralnya. Nutrisi ini membantu tubuh melawan infeksi serta menjaga sistem imun tetap optimal selama bulan Ramadhan.
5. Menstabilkan Kadar Gula Darah
Meski rasanya manis, gula alami dalam kurma diserap secara perlahan oleh tubuh. Hal ini membantu meningkatkan kadar gula darah secara bertahap setelah puasa tanpa lonjakan yang berlebihan.
6. Kaya Akan Serat
Serat dalam kurma membantu menjaga kesehatan usus dan mencegah gangguan pencernaan. Karena itu, kurma untuk pencernaan sehat sangat dianjurkan sebagai menu pembuka sebelum makanan berat.
7. Mengandung Antioksidan Tinggi
Kandungan antioksidan kurma seperti flavonoid, karotenoid, dan polifenol berperan dalam melawan radikal bebas. Antioksidan ini membantu menjaga kesehatan sel-sel tubuh dan mengurangi risiko penyakit kronis.
8. Sumber Vitamin dan Mineral Penting
Kurma mengandung berbagai nutrisi penting seperti vitamin A, vitamin K, kalium, dan magnesium. Vitamin dan mineral dalam kurma membantu menjaga fungsi tubuh tetap optimal selama menjalani puasa.
9. Mengandung Asam Amino Esensial
Asam amino dalam kurma berperan dalam proses pembentukan dan perbaikan jaringan tubuh. Nutrisi ini penting untuk menjaga stamina dan pemulihan energi setelah berpuasa.
10. Menjaga Kesehatan Jantung
Kandungan kalium dalam kurma membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Dengan demikian, manfaat kurma untuk kesehatan jantung juga patut diperhitungkan sebagai bagian dari pola makan sehat selama Ramadhan.